TNI AL – USMC Marforpac Latihan Tactical Combat Casualty Care Pada Latma Keris Marex 2023

Jakarta – koranprogresif.co.id – Prajurit Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) dari The U.S. Marine Corps Forces, Pacific (Marforpac) yang tergabung dalam Latihan Bersama (Latma) dengan tajuk Keris Marine Exercise (Marex) Tahun 2023, berlatih untuk memberikan pertolongan kepada pasukan korban perang atau Tactical Combat Casualty Care (TCCC) bertempat di Puslatpurmar 6 Antralina, Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (29/11).

Dalam latihan ini, pasukan dari kedua negara diberikan materi tentang bagaimana cara memberikan pertolongan darurat di lapangan kepada pasukan terluka sebagai korban perang, cara menghentikan pendarahan menggunakan Tourniquet, memakaikan perban serta cara membawa dan mengevakuasi korban perang menuju tempat yang lebih aman.

Selanjutnya para peserta Latma Keris Marex Tahun 2023 juga diberikan materi evakuasi medis menggunakan helikopter, pengenalan sistem monitor, oksigen, ventilator, EKG, suction (MOVES), prosedur transport pasien ke dalam helikopter serta pengamanan pasien di dalam helikopter.

Letkol Marinir Arief Bastian Sanusi Chaniago, selaku Dansatgas Latma Keris Marex Tahun 2023 mengatakan bahwa, materi yang diberikan sangat penting untuk dilatihkan, agar pasukan Marinir kedua negara mengetahui dan sekaligus memahami tentang pertolongan darurat lapangan pada saat terjadi pertempuran. Selain itu, materi ini juga untuk mencegah korban jiwa saat terjadi kecelakaan di medan perang, sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter.

“Materi ini diberikan agar setiap prajurit yang terlibat dalam latihan dapat mengenal dan sekaligus mengerti cara penggunaannya tentang alat-alat kesehatan yang dibutuhkan untuk pertolongan darurat lapangan,” imbuh Dansatgas.

Latihan Bersama Keris Marine Exercise (Marex) Tahun 2023 antara Korps Marinir TNI AL dan USMC ini sebagai wujud implementasi kesepakatan antara pemerintah RI dengan pemerintah Amerika Serikat, untuk memperkuat kerja sama bilateral dibidang pertahanan.

Hal tersebut selaras dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu mewujudkan prajurit yang profesional, tangguh dan modern, serta menjaga nama baik TNI AL di mata internasional. (Red).

Berita Lainnya