Sudah 24 Tahun Tower Berdiri Di Pemukiman Padat, Minta Dibongkar

Nusantara, Sosbud157 views

Demak – koranprogresif.co.id – Warga Kampung Setinggil Rt 05 & Rt 06 Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota merasa keberatan adanya tower. Pasalnya, selain tidak ada kontribusi yang jelas, tower tersebut di rasa mengganggu kehidupan.

“Kami warga RT 06 RW 02 dan RT 05 RW 02 Kp Setinggil, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota dengan ini menyatakan bahwa Kami warga merasa keberatan dan merasa terganggu dengan adanya tower,” ujar H. Muslimin, SH, Ketua RT 06 / RW 02 kepada wartawan, Rabu (8/9/21).

Dijelaskan dia, tower yang sudah berdiri selama 24 tahun ini membawa radiasi sangat tinggi karena berada di kawasan pemukiman padat.

“Bila ada angin besar, warga takut kalau ada benda jatuh dan mengeluarkan suara berdengung. Bila ada perbaikan dan pemasangan ada benda jatuh seperti baut atau mur, sehingga genting pecah asbes pecah,” jelasnya.

Disamping itu, lanjut dia, suara genset mengganggu, berisik gemuruh saat Iistrik mati mengganggu warga beristirahat.

Mengenai ijin baru tower, sambung dia, tidak ada pemberitahuan warga, khususnya warga RT 08 / RW 02 dan RT 05 / RW 02 dan selama tower berdiri tidak ada kontribusi yang jelas.

“Bilamana warga ada kegiatan sosial, seperti 17 Agustusan, pembangunan saluran air, Penerangan jalan bilamana lampu mati dan Tower bisa menyalurkan penerangan khusus agar jalan-jalan kampung tetap terang,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat menghendaki untuk dibongkar saja, karena menimbulkan kegelisahan masyarakat.

“Kami sudah bersurat ke Dinkominfo Kabupaten Demak agar tower ini segera dibongkar demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” lugasnya.

Muslimin menegaskan, apabila kalau Dinas Kominfo Demak lambat mengakomodir warga Rt 05 & 06, pihaknya akan kirim surat ke Bupati dan Ketua DPRD, juga ke Perusahaan yang bertanggung jawab terhadap Tower tersebut. “Semenjak kirim surat bulan Juni lalu, Dinas Kominfo Demak belum merespon, selanjutnya akan kirim surat ke Bupati dan Ketua DPRD, juga Perusahaan penanggung jawab,” ujar Muslimin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Demak, Endah, saat di konfirmasi wartawan (Selasa, 8/9) melalui pesan WhatsApp tidak memberikan jawaban, meskipun pesan sudah di terima. (Red)

Berita Lainnya