Polsek Krangkeng Monitoring Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak 6-11

Indramayu – koranprogresif.co.id – Kepolisian Sektor Krangkeng jajaran Polres Indramayu Polda Jabar turut berperan aktif dalam menyukseskan akselerasi vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

Seperti yang terlihat sejumlah POLRI dan TNI berseragam nampak berada di tengah anak-anak yang mengikuti jalannya vaksinasi, di wilayah kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Kapolsek Krangkeng AKP Eko Susilo, SH., MH., yang turut hadir di tempat tersebut mengatakan, personil yang monitoring ini merupakan Personil gabungan dari Polsek Krangkeng dan Koramil Krangkeng.

“Dalam kegiatan tersebut selain menjaga keamanan, juga memastikan keseluruhan proses vaksinasi berjalan lancar, tugas tambahannya adalah menghibur dan memotivasi anak-anak agar tidak takut disuntik vaksin,” ungkap Kapolsek.

Disampingi itu kami juga memberikan himbauan kepada para orang tua untuk mendukung dan menyukseskan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini.

 

“Dengan vaksinasi ini, diharapkan proses pembelajaran tatap muka bisa segera kembali normal seperti sedia kala.” Pungkas Kapolsek Krangkeng AKP Eko Susilo, Jumat (7/1/2022).

 

Ditempat terpisah Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif melalui Kasi Humas Polres Indramayu Iptu Didi Wahyudi menyampaikan bahwa Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 sampai 11 tahun di wilayah hukum Polres Indramayu terus digencarkan.

 

“Langkah ini guna mempercepat terbentuknya herd immunity terhadap virus Corona bagi anak di tengah aktifnya kembali pembelajaran tatap muka (PTM),” katanya.

Terlebih saat ini muncul virus varian baru jenis Omicron dan bahkan virus tersebut sudah sampai di Indonesia.

Ia menambahkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun didasari telah terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dan sudah adanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac.

Lebih lanjut Iptu Didi Wahyudi berharap dengan adanya vaksin bagi anak tersebut dapat mempercepat memutus mata rantai covid-19. (Red)

Berita Lainnya