Polres Ciko Bekuk Pelaku Pecah Kaca Asal Bandung

Kota Cirebon – koranprogresif.co.id – Dua pelaku pencurian modus pecah kaca mobil yang beraksi di wilayah Kota Cirebon berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Cirebon Kota.

SP dan AD warga Kota Bandung dihadiahi timah panas oleh petugas saat diringkus di kediamannya.

Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar menjelaskan, pelaku melakukan aksinya pada Selasa (15/3/2022) sekitar pukul 20.00 WIB dengan melempar besi yang dikeluarkan dari busi dan mendorong kaca mobil korban. Sebelum, akhirnya masuk untuk menggasak barang berharga.

“Pelaku melakukan aksi pecah kaca, dengan melemparkan besi dari busi yang sudah dikeluarkan isinya,” kata Fahri, saat konferensi pers, Senin (21/3/22).

Dari hasil kejahatan, pelaku menggasak sejumlah barang, seperti BPKB, kartu ATM, HP, cincin dan barang berharga lainnya.

”Pemilik mobil, Koko, meninggalkan kendaraan yang terparkir karena ingin minum kopi, di daerah Evakuasi Kec Kesambi Kota Cirebon. Namun saat kembali, kaca mobil sudah pecah,” jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Perida Apriani Sisera menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, pelaku dengan mengunakan sepeda motor, sempat melihat situasi disekitar lokasi. Hanya dalam hitungan detik, pelaku tersebut langsung mendorong kaca mobil hingga pecah.

“Pelaku tersebut kemudian mengambil sebuah tas dari dalam mobil lalu pergi dari lokasi dengan naik motor,” tuturnya.

Perida melanjutkan, kedua pelaku sengaja datang dari Bandung ke Cirebon untuk melakukan aksinya. Setelah, beraksi pelaku kembali ke Bandung membawa hasil kejahatan.

Kedua pelaku berhasil ditangkap, setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya, kemudian Unit Reskrim Polres Cirebon Kota, melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi.

Setelah identitas terungkap, tim langsung bergerak ke Bandung dan menangkap kedua pelaku di rumahnya masing – masing. Karena melakukan perlawan, dilakukan tindakan tegas terukur kepada kedua pelaku.

“Tim berhasil menangkap kedua pelaku di rumahnya masing – masing di Bandung, dan dilakukan tindakan tegas terukur karena pelaku melakukan perlawanan saat akan di tangkap,” ujarnya.

Dari perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP ayat 1 ke-4e dan ke-5e tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam pidana maksimal 7 tahun penjara. (Krz)

Berita Lainnya