Meski Sudah Direvisi, Kongres Pemuda Indonesia Akan Kawal Terus Kebijakan Menaker

Nasional, Sosbud134 views

Jakarta – koranprogresif.co.id – Kongres Pemuda Indonesia memastikan, tidak akan mengajukan dan membatalkan Gugatan ke Mahkamah Agung RI terhadap MENAKER RI.

Hal tersebut disampaikan Presiden Kongres Pemuda Indonesia, Putra Romadoni dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/3/22).

Kongres Pemuda Indonesia menilai, Presiden Jokowi telah mengambil keputusan yang bijaksana dengan memerintahkan Menaker RI untuk membatalkan pencairan JHT di usia 56 Tahun.

Menurutnya, sikap Menaker RI yang merevisi Permenakar No. 2 Tahun 2022 dengan kembali ke Permenaker No. 19 Tahun 2015 adalah keputusan yang sudah tepat untuk kepentingan kesejahteraan para buruh/pekerja di Indonesia, mengingat situasi pandemi yang sedang melanda indonesia sangat menyengsarakan para buruh/pekerja.

Di situasi masa sulit ini, Kongres Pemuda Indonesia meminta kepada Pemerintah khususnya Menaker RI agar dapat lebih menyerap dan memperhatikan aspirasi masyarakat.

“Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari pembangkangan sosial terhadap kebijakan-kebijakan Pemerintah yang dinilai dapat menyengsarakan dan melukai hati masyarakat khususunya para buruh/pekerja Indonesia,” terangnya.

Dengan kembalinya Permenaker No. 19 Tahun 2015, lanjut dia, Kongres Pemuda Indonesia menyatakan membatalkan Gugatan Judicial Review ke Mahkamah Agung terhadap Menaker RI, sehingga polemik pencairan JHT di usia 56 tahun sesuai Permenaker No. 2 Tahun 2022 dinyatakan selesai.

“Kami akan terus mengawasi kebijakan Menaker RI terkait Revisi Permenaker No. 2 Tahun 2022, serta KPI menyarankan agar Menaker RI mengundang para pimpinan-pimpinan serikat pekerja/buruh untuk didengar aspirasi dan masukannya terkait Pencairan Jaminan Hari Tua tersebut sehingga setiap aturan yang di Undangkan dapat diterima oleh masyarakat Indonesia,” tandasnya. (Red).

Berita Lainnya