LATMA MILAN 2024 TUNTAS, KRI SULTAN ISKANDAR MUDA-367 KEMBALI MENUJU TANAH AIR

Jakarta – koranprogresif.co.id – Usai mengikuti rangkaian kegiatan Latihan Bersama (Latma) Multilateral Naval Exercise (MNE) Milan 2024, KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) bertolak dari Naval Dockyard Visakhapatnam, India untuk kembali menuju Indonesia, Kamis (29/02).

Atase Pertahanan Republik Indonesia (Athan RI) untuk India, Laksamana Pertama TNI Didik Kurniawan, S.T, M.Si, turut melepas KRI SIM-367 dengan penuh rasa bangga. Sebagai duta bangsa, KRI SIM-367 berhasil mengharumkan nama Indonesia di event latihan berskala internasional dengan menuai banyak pujian atas berbagai penampilan impresif yang ditunjukkan oleh para prajurit KRI SIM-367 selama mengikuti Latma MNE Milan 2024.

Latma MNE Milan 2024 merupakan latihan multilateral dua tahunan yang diselenggarakan oleh Indian Navy pada tanggal 19 sampai dengan 27 Februari 2024 di Visakhapatnam dan Teluk Benggala, India. Latihan tersebut terdiri dari dua fase yaitu harbour phase dan sea phase. Selama harbour phase, KRI Sultan Iskandar Muda-367 berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pre-Sail Discussion, Table Top Exercise (TTX), Subject Matter Expert Exchange (SMEE), City Parade, Milan Village, dan menampilkan pertunjukan kesenian Tari Saman dan Jaranan pada saat Opening Ceremony Latma MNE Milan 2024.

Sedangkan pada saat sea phase di Teluk Benggala, India, KRI SIM-367 terus menunjukkan performa yang impresif selama melaksanakan serial latihan bersama tersebut.

Kelancaran kegiatan Latma MNE Milan 2024 tersebut menegaskan bahwa, profesionalisme dan kemampuan prajurit KRI SIM-367 dapat disandingkan dan disejajarkan dengan Angkatan Laut di belahan dunia lainnya.

Berbagai kegiatan dan latihan yang diikuti selama Latma MNE Milan 2024 di Visakhapatnam, India, diharapkan dapat menjadi bekal dan pengalaman berharga bagi seluruh prajurit KRI SIM-367 agar selalu siap dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

Keberhasilan yang telah diraih dalam Latma MNE Milan 2024 merupakan implementasi dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan profesionalisme, mempererat hubungan kerja sama, dan secara eksternal memiliki tujuan untuk meningkatkan peran diplomasi TNI AL di dunia internasional. (Red).

Berita Lainnya