Kerukunan Umat Beragama, Danramil 06/Tigaraksa Hadiri Dharma Santi Di Pure Wantilan Parahyangan Agung Bhuanraksati

Mitra TNI66 views

Tigaraksa – koranprogresif.co.id, Komandan Koramil 06/Tigaraksa Mayor Inf Suharto menghadiri acara Dharma Santi Kab Tangerang dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946/2024 yang dilaksanakan di Pure Wantilan Parahyangan Agung Bhuanraksati Kp Sodong RT 02/04 Desa Sodong Kec. Tigaraksa Kab. Tangerang, Sabtu (20/04/2024).

Dharma Santi Kabupaten Tangerang 2024 ini, mengangkat tema,”Dengan Dharma Santi, Kita Jalin Keharmonisan, Kedamaian, dan Toleransi dalam Keberagaman”, dihadiri ±200 peserta.

Acara tersebut dihadiri oleh Drs H Moch Maesyal Rasyid,M.Si Sekda Kab.Tangerang, Luki lukmanto Fauji S,Ag,MM Kabag Kesra, Letkol Arh ( Purn ) I Wayan Karyana Ketua PHDI Kab Tangerang, Mayor Inf Suharto Danramil 06/ Tigaraksa, Kompol Agus Ahmad Kurnia SH.MH Kapolsek Tigaraksa, Drs KH Masiki MM Ketua FKUB Kab Tangerang, H.Cucu Abdurrosyied  SH.SIp.MSi Camat Tigaraksa, Dizky Burhanudin AP.MSi Sekcam Tigaraksa, Dony BP SE .ME. Kades Sodong, H Ramdani FKUB Kabupaten Tangerang, Made Budi H Ketua Banjar, Para PINANDITA, Jero Mangku Nyoman Mudita dan para undangan.

Dalam sambutannya, Ketua PHDI Kabupaten Tangerang Letkol Arh (Purn) I Wayan Karyana menyampaikan, saat saya dilantik, saya merasa kebingungan ketika menemukan tempat ibadah saya yang hilang tiba-tiba. Saya telah bertanya kepada Pak Lurah, namun ternyata dia tidak tahu.

“Saya berharap bapak-bapak dan ibu-ibu dapat membantu dalam hal ini karena di sini terdapat tiga tempat ibadah yang penting, termasuk masjid besar dan wihara. Jika malam hari jadi sulit karena jalannya sangat kecil dan sulit untuk dilalui sendiri.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih karena memiliki tempat ibadah ini dan berharap bapak-bapak dapat merasa betah di sini. Saya juga ingin menyelenggarakan pertunjukan tari kolosal yang khusus dilatih selama satu bulan, serta latihan bernyanyi setiap sore oleh kelompok wanita Hindu Dharma Indonesia di Kabupaten Tangerang, untuk menyanyikan lagu “Emas Tangerang”. Latihan ini dilakukan selama tiga minggu setiap hari.”ujarnya.

Diakhir sambutan ini, saya ingin berpantun, “dulu beli vespa ke Bekasi, sampai jumpa dan terima kasih”.

Sementara itu, Drs H Moch Maesyal Rasyid, M.Si Sekda Kabupaten Tangerang dalam sambutannya menyatakan, kegiatan hari ini sangat penting karena ada pembangunan tempat ibadah yang membutuhkan musyawarah dan ada beberapa hal yang perlu dirundingkan di antara umat lainnya.

“Kita semua, siapapun dan dari mana saja dapat berbudaya. Keyakinan apapun dapat dihargai dan kita semua harus memiliki rasa saling menghormati dan menghargai terhadap kerukunan umat beragama ini hal terpenting yang harus kita kumandangkan di wilayah Kabupaten Tangerang, baik wilayah urban maupun non-urban.” katanya.

Kita berkumpul hari ini, untuk memperingati Hari Rayanya Dharma Santi dan juga perlu saling bersilaturahmi. Maafkan kami karena ada perbedaan antara budaya kami yang merayakan Halal Bihalal dan Hindu yang merayakan Darma Santi.

Namun, yang pasti adalah pentingnya menjaga dan memperbanyak silaturahmi karena memiliki tiga makna yang besar. Pertama, dengan bersilaturahmi, kita dapat memperpanjang dan meningkatkan persaudaraan. Kedua, silaturahmi memiliki manfaat untuk panjang umur karena kita selalu diberkati oleh teman yang terjalin silaturahmi dengan kita. Ketiga, silaturahmi membawa banyak rizki karena kita dapat membantu orang lain yang membutuhkan.

“Syukur alhamdulillah, saya telah diberitahu bahwa jalan ini akan dibeton dan saya sangat berharap bahwa hal itu dapat dilakukan pada akhir tahun ini. Namun, hal ini memerlukan momentum dan perlu dibahas bersama Dewan dalam APBD karena tanpa itu, mungkin pembahasannya tidak akan segera terjadi. Namun, saya sangat berharap bahwa jalan ini akan selesai dibangun tidak lebih lama dari tahun 2025,” ujarnya.

Terakhir, saya tadi ngobrol- ngobrol dengan Ketua PHBI Prov Banten tentang destinasi wisata religi di Bekasi yang dirancang seperti di Kampung Bali atau Kampung Jakarta. Di Kabupaten Tangerang, ada lahan seluas 4 hektar, dan mungkin juga bisa dirancang sebagai “Kampung Bali” di daerah ini. Hal ini dapat membantu menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Jadi, mari kita tingkatkan hubungan emosional antar masyarakat dan juga antar umat, dan saling menjaga masing-masing keyakinan di wilayah Kabupaten Tangerang.” tutupnya diakhir sambutan.

Usai kegiatan, saat di konfirmasi, Danramil 06/Tigaraksa Mayor Inf Suharto menyampaikan, Kami mengucapkan Selamat Hari Rayanya Dharma Santi dimana saudara kita umat Hindu khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang memperingati dan merayakan Dharma Santi.

“Kami dari Koramil 06/Tigaraksa Kodim 0510/Tigaraksa siap mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan budaya yang digelar seperti ini untuk menjaga kerukunan antara umat beragama di kewilayahan ,” ujarnya.

Danramil juga berharap dan mengajak kepada semua pihak untuk menjaga kerukunan antar-umat beragama dan saling menghormati perbedaan di tengah-tengah masyarakat yang multikultural di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Mari kita semua menjaga persaudaraan dan toleransi antar umat beragama agar tercipta keamanan dan ketentraman dalam bermasyarakat dengan suasana damai,” pungkasnya.

(Red)

Berita Lainnya