Kapolres Indramayu Melakukan Pengecekan Pos Pam dan Pos Yan Dalam Rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022

Indramayu – koranprogresif.co.id –  Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan lokasi dan kesiapan Pos Pam (Pos pengamanan) dan pos yan (Pos pelayanan) dalam rangka pengamanan hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M di wilayah hukum Polres Indramayu, Jawa Barat, Jumat (15/4/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Indramayu didampingi Wakapolres Indramayu Kompol Arman Sahti, S.I.K., M.H., Kasatpol PP Indramayu Teguh Budiarso, S.Sos., Kadishub Indramayu Yudi Rustomo, turut ikut serta para PJU Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi mengatakan, bahwa pihaknya bersama instansi terkait telah melaksanakan pengecekan di seluruh titik-titik trouble spot dan daerah rawan kecelakan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Selain itu, Kapolres bersama rombongan melakukan pengecekan jalur arteri dan juga jalur tol yang nanti akan dilewati oleh para pemudik.

“Sampai saat ini kita sudah persiapkan dengan baik dengan segala sarana dan prasarana, tadi kita datakan juga yang kurang dan kekurangannya,” kata AKBP M. Lukman Syarif.

Kapolres juga menyampaikan, bahwa dirinya mengajak kasat Pol PP untuk mendata pasar-pasar yang nantinya harus di kelola dengan baik pada saat pelaksanaan mudik tahun 2022 ini.

“Untuk jumlah pos, kita ada 20 Pos pengamanan dan 6 pos pelayanan,” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres menyampaikan, di pos pelayanan tersebut kami juga menyiapkan gerai vaksin dimana masyarakat yang ingin melaksanakan vaskin terutama yang booster bisa langsung mendatangi gerai vaksin yang ada di pos pelayanan maupun pos pengamanan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kapolres menyebut, untuk peningkatan pemudik, prediksi tahun ini akan ada peningkatan karena pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik.

Kendati demikian, kami sudah mengantisipasi dengan kegiatan peninjauan. Untuk jalur alternatif , satlantas sudah membuat simulasi rekayasa lalu lintas manakala terjadi hal-hal yang dibutuhkan alternatif ataupun rekayasa lalu lintas, jelas AKBP M. Lukman Syarif.

Berita Lainnya