Jembatan Lantai Kondisi Parah, Seorang Ibu Rumah Tangga Alami Kaki Terkilir

Nusantara, Sosbud126 views

Kuala Kapuas – koranprogresif.co.id – Kejadian diluar dugaan ketika ingin melintas diatas jembatan sepulang belanja dari pasar Palingkau melalui Jalan tersebut, keraguan muncul berani dan tidaknya sempat terbersit, namun tidak ada jalan lain dan harus melintas terpaksa pengendara motor seorang ibu rumah tangga mematikan mesin motornya dengan cara dituntun, ia melintasi jembatan tersebut.

Tidak beberapa jauh kendaraan yang dituntun di lintasan jembatan yang menganga dengan lobang yang cukup membuat ciut nyali, tetapi bagi ibu rumah tangga ini bisa nekat mengingat terlanjur jalan itu harus dilaluinya untuk segera pulang kerumah dengan membawa hasil tukaran dari pasar.

Entah apa yang menjadi penyebab nasib sial secara spontanitas ibu dan barang belian yang di gantungan sepeda motor bersamaan jatuh dan terhimpit oleh kendaraan sendiri.

Akibat musibah itu membuatnya mengalami luka-luka pada kaki, tidak beberapa lama atas kejadian itu warga yang melihat memberikan pertolongan kepada ibu dan motor roda duanya diselamatkan beserta dengan barang hasil pembelian dari pasar.

Sepeda motor dan barang bawaannya yang ikut bersamanya terjatuh akibat menghindari lobang hampir disepanjang area jembatan dengan lantai mengalami rusak parah, sehingga musibah tak terelakan lagi, Senin (17/1/2022 ) pukul 14.30 Wib.

Hingga berita ini dipublikasikan, korban yang mengalami pada bagian kaki terkilir masih diberikan perawatan secara tradisional di pijat setiap harinya.

Keterangan ini didapat dari sang suami yang dengan telaten rawat istri dirumah.

Dari hasil penjelasan pada media ini, untuk itu, dari kejadian yang menimpa ke istri saya ini, selaku warga masyarakat pengguna jalan tersebut sangat kecewa jembatan itu tidak diperhatikan oleh pihak terkait yaitu pemerintah desa kami, jelasnya.

“Harapan saya kedepannya, tidak ada lagi korban. Biarlah menjadi perhatian khususnya pemerintahan Desa Palingkau Asri Sp 2, Kecamatan Kapuas Murung, agar tidak ada lagi korban seperti yang dialami istri, agar segera mungkin jembatan itu menjadikan perhatian secara prioritas untuk diperbaiki,” pungkasnya.

Dikatakan lagi, terkait plang proyek berdampingan dengan jembatan yang rusak parah, jalan semenisasi dilingkungan Desa Palingkau Asri yang menelan dana 43 juta hanya dilakukan tambal sulam saja tidak sesuai dengan dana, alangkah baiknya dana digunakan juga bersamaan dengan tambal sulam, saya rasa cukup,” ujarnya. (Tatang Progresif).

Berita Lainnya