Jaksa Agung Perintahkan Jampidmil Koordinasi dengan Pom dan Babinkum TNI, Segera Tetapkan Tersangka pada Perkara Dugaan Tipikor Proyek Pengadaan Satelit 123°BT di Kemenhan

Hukrim, Nasional132 views

Jakarta – koranprogresif.co.id – Jaksa Agung RI, Burhanuddin menggelar konferensi pers mengenai Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012-2021 di hadapan rekan-rekan media, bertempat di Lantai 1 Gedung Menara Kartika Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (14 /2/2022).

Hadir mendampingi Jaksa Agung RI yaitu, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Dr. Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Pidana Militer, Laksamana Muda Anwar Saadi, Direktur Penyidikan JAM Pidsus, Dr. Supardi,Plt. Direktur Penuntutan JAM Pidsus, Sudarwidadi, Direktur Penuntutan JAM Pidmil, Agus Salim, serta Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Leonard, Eben Ezer Simanjuntak.

Dalam Siaran Pers Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH, MH melalui Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel), Romadu Novelino, SH, MH menerangka pada Jumpa Pers ini, Jaksa Agung RI dihadapan Awak Media menyampaikan bahwa, telah dilakukan Gelar Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° bujur timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012-2021di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. pada hari ini Senin 14 Februari 2022 pukul 09:30 WIB-13:00 WIB,
Gelar Perkara tersebut dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus beserta jajarannya dan Tim Penyidik, Jaksa Agung Muda Pidana Militer dan jajarannya, Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI), Badan Pembinaan Hukum Tentara Nasional Indonesia (Babinkum TNI) serta dari Kementerian Pertahanan.
Jaksa Agung RI menerangkan, hasil gelar perkara yang dilakukan oleh Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus dihasilkan bahwa berdasarkan hasil materi paparan Tim Penyidik, disimpulkan terdapat 2 (dua) unsur tindak pidana korupsi yang diduga ada keterlibatan dari unsur TNI dan unsur Sipil sehingga para peserta dalam gelar perkara sepakat untuk mengusulkan penanganan perkara ini ditangani secara koneksitas.

“Selanjutnya, saya selaku Jaksa Agung Republik Indonesia, sesuai dengan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, bahwa Jaksa Agung mengkoordinasikan dan mengendalikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama-sama oleh orang yang tunduk pada Peradilan Umum dan Peradilan Militer,” ujar Jaksa Agung RI.

Jaksa Agung RI menegaskan bahwa, hari ini telah memerintahkan Jaksa Agung Muda Pidana Militer untuk segera melakukan koordinasi dengan POM TNI dan Babinkum TNI, untuk membentuk Tim Penyidik Koneksitas perkara tersebut, dan diharapkan Tim Penyidik Koneksitas segera dapat menetapkan Tersangka dalam perkara dimaksud.

Konferensi pers mengenai Gelar Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012-2021, dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. (MN).

Berita Lainnya