Danrem 142/Tatag Kunjungi Prajuritnya di Kodim 1427/Pasangkayu

Pasangkayu – koranprogresif.co.id – Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI Farouk Pakar, S.Pd, M.Han bersama Ketua Persit KCK Koorcabrem 142, Ny. Umrah Farouk Pakar didampingi Kasi Ops Kasrem 142/Tatag, Letkol Inf Awang Danuarto, S.Sos, M.I.Pol dan Kasi Ter Kasrem 142/Tatag, Letkol Arm Iron Prasetyo. S.Sos, M.Tr (Han), M.Pol melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 1427/Pasangkayu, Kamis (15/09/22).

Prosesi penyambutan Danrem 142/Tatag bersama Ketua Persit KCK Koorcabrem 142 di awali dengan jajar kehormatan oleh Prajurit Kodim 1427/Pasangkayu dilanjutkan tarian adat pasangkayu Tari Tobunggu yang dibawakan putri -putri SMA pasangkayu.

Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf Novyaldi, S.E mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Danrem 142/Tatag beserta Ketua Persit atas kunjungannya di Kodim 1427/Pasangkayu, semoga kedatangannya membawa berkah tersendiri bagi Kodim 1427/Pasangkayu.

Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI Farouk Pakar, S.Pd, M.Han dihadapan Personel Kodim 1427/Pasangkayu, mengucapkan terima kasih kepada Dandim dan seluruh personel Kodim 1427/Pasangkayu atas penyambutannya.

Danrem juga tekankan masalah pelanggaran jangan ada yang berbuat masalah, lakukan tugas sebaik-baiknya junjung tinggi kedisiplinan dan jangan ada pelanggaran. “Bila ada permasalahan laporkan sesuai hierarki dan jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegas Danrem.

Dikesempatan yang sama, Danrem 142/Tatag berpesan kepada personel Babinsa, agar selalu berkoordinasi dengan perangkat desa dalam kegiatan penanganan Covid-19 dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Jangan sampai kasusnya meningkat,” ujarnya.

“Terkait dengan Pencanangan kampung Pancasila, tidak hanya ceremonial namun berkelanjutan dan berdampak terhadap nilai-nilai Pancasila. Juga masalah penanganan Stunting di wilayah harus berdampak dan di-ekspose karena menjadi atensi Pimpinan TNI AD,” kata Danrem.

Disaat yang sama, Danrem juga memerintahkan agar Kodim menyiapkan lahan tidur untuk ketahanan pangan kolaborasi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada dan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, pungkas Danrem. (Red).

Berita Lainnya