oleh

Vaksinasi SMK 72 Siapkan 1.000 Dosis Vaksin 1 dan 2

-TNI Polri-115 views

 

Jakarta – koranprogresif.co.id – Sinergitas TNI Polri dan Pemerintah sampai saat ini masih terlihat. Serbuan vaksinasi terus menerus di gencarkan dengan kerjasama bahu membahu, berusaha untuk meningkatkan kekebalan dan imunitas terhadap seluruh rakyat Indonesia tiada kenal lelah ke berbagai penjuru untuk memberikan pelayanan vaksin kepada warga yang belum melaksanakan vaksin.

Dengan jemput bola menangkal berita Hoax yang membuat warga takut di vaksin, menjadi hal utama yang harus di perhatikan.

Kerjasama tiga pilar itu terlihat juga dalam Serbuan Vaksinasi di berbagai wilayah DKI Jakarta.

Di awal menjabat sebagai Danrem 052/Wijayakrama, Kolonel Inf. Rano Maxim Adolf Tilaar, SE bersama Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji M. A langsung bisa menyesuaikan kepadatan tugas di wilayahnya.

Komandan Korem yang pernah bertugas di Kopassus dan juga Danrem Surakarta ini sudah terbiasa dengan kepadatan tugas baik di medan operasi maupun Teritorial.

Tiada hari libur dan tak kenal lelah pada Minggu (26/9/2021), Danrem bersama Pangdam Jaya amankan Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam peninjauan.

Lokasi vaksinasi yang berlangsung di Jl. Kayu Besar Bulak Jati No. 18 Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat.

Adapun tema dalam serbuan vaksinasi ini adalah, “Tegal Alur Bangkit Menuju Zona Hijau bersama kita Bisa Membangun Bangsa”.

Sesuai dengan tema tersebut mempunyai maksud dan tujuan kita bisa bersama-sama melindungi diri kita bersama-sama dengan vaksinasi supaya kita punya kekebalan tubuh terhadap virus covid-19 bisa bangkit, tumbuh, berkembang menuju Indonesia maju dan kuat.

Vaksinasi di SMK 72 siapkan 1.000 untuk vaksin dosis 1 dan vaksin dosis 2 , jenis vaksin Astrageneza dan Sinovac.

Di wilayah Tegal Alur termasuk kawasan yang padat penduduk di wilayah Jakarta barat.

Serbuan vaksinasi ini ditujukan untuk umum dengan persyaratan KTP DKI dari usia 12 tahun sampai dengan manula.

Menurut Ketua DPR, saat ini virus masih ada 50 ribu orang dalam pelaksanaan vaksinasi sudah pernah ia kunjungi , termasuk di Jawa Timur, Tangerang dan Jakbar.

“Di akhir Desember ini bisa capai target yg di harapkan,” ungkapnya.

Kita jaga dari sekarang jangan sampai terjadi lonjakan kembali pada saat libur lebaran nanti. Imbuhnya.

Harapkan murid-murid juga harus divaksin sebelum pelajaran tatap muka walaupun 50 perse. Utamakan diperlukan anak dan guru yang sudah di vaksin.

Dari data, anak dan guru masih ada yang
terpapar, menurut Puan.

Setelah itu, Puan sempat bertatap muka dengan Lurah dan minta keterangan

Alhamdulillah kerja sama kolaborasi tiga pilar sekitar 72.36 persen sudah tercapai diwilayah ini.

Berkat kolaborasi kami bersama TNI – Polri setiap saat tiap hari sudah 80 persen sudah tervaksin.

Ketua DPR juga menanyakan apa kendalanya karena pindah lokasi, komorbid tidak ada yang takut masyarakat disini.

“Kendalanya sudah tidak ada karena sudah timbul kesadaran untuk di vaksin,” ujar Lurah.

Untuk mengatasi masalah, Lurah dengan menghadiri rumah menjadi tempat vaksi, sehingga warga yang sulit berjalan maka dengan jemput bola. Apalagi warga yang meninggal karena covid sudah tidak ada.

Harapan Suratman, Lurah Tegal Alur, mudah-mudahan Covid cepat berlalu kita sehat, ekonomi bisa tumbuh dan berkembang kembali.

Tidak ketinggalan, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto juga menyampaikan di depan Ketua DPR, pelaksanaan vaksinasi saat ini sudah mencapai 72 persen yang lain karena faktor komorbit.

Diakhir giat, Puan berpesan di wilayah ini masih banyak kegiatan yang harus di jaga jangan sampai saat Natal dan tahun baru tidak terkendali. Tetap jaga protokol kesehatan, tambahnya. (M. Ridhwan).

News Feed