oleh

UPAYA MELAHIRKAN GENERASI BERBUDAYA LITERASI

 

Sukabumi – koranprogresif.co.id – Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, membuka kegiatan Jambore Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi, Kamis (6 Desember 2018) di Lapangan Merdeka.

Selain itu, pada kegiatan ini, Walikota juga mengukuhkan Hj. Fitri Hayati Fahmi sebagai Bunda Literasi Kota Sukabumi dan melaunching ‘Sahabat Geulis’ (Gerakan Literasi Sukabumi) sebagai bagian dari program 100 hari kerja Wali kota dan Wakil Wali kota Sukabumi periode 2018-2023 bidang perpustakaan dan kearsipan.

Dalam sambutannya, Walikota menjelaskan bahwa, visi Wali kota dan Wakil Wali kota Sukabumi periode 2018-2023 adalah terwujudnya Kota Sukabumi yang religius, nyaman dan sejahtera.

Dari visi tersebut, misi pertama adalah mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah, sehat, cerdas, kreatif, dan berbudaya serta memiliki kesetiakawanan sosial. Kota Sukabumi tidak memiliki kekuatan dalam hal sumber daya alam. Oleh karena itu, sumberdaya manusia yang berkualitas dan berkarakter harus didorong agar dapat membangun kota Sukabumi.

Caranya adalah dengan menguatkan anak-anak sekolah, lembaga pendidikan, keluarga dan masyarakat Kota Sukabumi menjadi masyarakat yang beradab, salah satunya melalui budaya literasi.

Ditandaskan pula, literasi bukan sekedar membaca buku. Literasi adalah bagaimana kita bisa membaca alam sekitar kita, berinteraksi dengan lingkungan sekitar kita, merespon apa yang terjadi di sekeliling kita. Jadi membaca hanyalah salah satu bagian dari literasi.

Walikota berharap, masyarakat kota Sukabumi menjadi masyarakat yang literat, salah satu caranya adalah dengan menguatkan budaya membaca di berbagai tempat, baik di rumah, taman bacaan, sekolah perpustakaan maupun di tempat lainnya.

Walikota menegaskan, Pemerintah akan senantiasa mendorong minat baca masyarakat diantaranya dengan menambah armada mobil perpustakaan keliling, memperbanyak taman bacaan di ruang publik, bahkan ke depan dalam program Walikota dan Wakil Walikota akan membangun sport center yang salah satu bagiannya akan dibangun taman bacaan sehingga masyarakat dapat mengkolaborasikan kegiatan olahraga dan membaca.

Jambore Literasi ini juga diwarnai dengan aksi Readaton, yakni membaca senyap yang dilakukan oleh seluruh hadirin selama sepuluh menit, kemudian buku yang dibaca seluruhnya dihibahkan untuk pembentukan taman bacaan masyarakat.

Pada kesempatan ini, Walikota juga memberikan penghargaan bagi para pegiat literasi, Duta Baca Anak Jawa Barat generasi pertama, para lurah yang berkomitmen memajukan perpustakan, dan para juara lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Diantaranya, juara lomba ibu mendongeng untuk anak, lomba konsep literasi keluarga kecamatan dan kelurahan, lomba mereview buku, dan lomba pidato bahasa sunda.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu, SH., MH., menjelaskan, Jambore Literasi tahun 2018 adalah yang ketiga diselenggarakan oleh Dispusip. Setiap tahun selalu ada peningkatan dalam penyelenggaraan Jambore Literasi ini.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan beberapa lomba dari mulai tingkat PAUD hingga SMA dan juga lomba konsep lierasi Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan.

Program ini merupakan program berkelanjutan dalam rangka membangkitkan gerakan berliterasi di Kota Sukabumi.

Kadispusip berharap, Jambore Literasi ini bisa menjadi ajang bertemunya generasi literat di Kota Sukabumi baik para siswa maupun masyarakat umum agar mereka kelak menjadi generasi literat yang memberikan manfaat bagi bangsa bahkan dapat bersaing dengan masyarakat global. (Hms/MYS/PS/Kml).

News Feed