oleh

UMPR Dampingi Pendirian Universitas Muhammadiyah Sampit

Palangka Raya – koranprogresif.co.id – Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalteng menunjuk Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) untuk melakukan pendampingan pendirian Universitas Muhammadiyah Sampit yang saat ini tengah dalam proses persiapan.

Selain, itu pimpinan pusat Muhammadiyah melalui Majelis Litbang juga menunjuk Universitas Muhammadiyah Surakarta turut melakukan pendampingan untuk mempercepat proses merger. “Insya Allah kita serius dengan segenap potensi yang dimiliki oleh Muhammadiyah untuk pendirian Universitas Muhammadiyah Kotim atau Sampit ini.

Dan target minimal dalam Kebijakan pimpinan pusat dalam mendirikan Universitas Muhammadiyah ini setelah mempelajari kondisi yang ada di Kalimantan Tengah, dengan tujuan setelah dilakukan merger, maka akan lebih berkembang dan lebih maju. Memang tantangan ke depan semakin berat, namun dengan adanya merger ini diharapkan pendidikan Muhammadiyah terus berkembang,” tambahnya.

Saat ini, menurut Syar’i, pimpinan pusat sudah membentuk Badan Pembina Harian yang diketuai oleh H. Muhtar, kemudian membentuk tim pengembang yang di dalamnya terdiri dari berbagai unsur baik dari Akbid, STKIP maupun pemerintah daerah, dan ini akan segera dilengkapi.

Berbicara soal komitmen, dirinya mengatakan, Muhammadiyah tentu punya komitmen artinya, dalam mendirikan sesuatu Muhammadiyah bukan tanpa prosedur, yang jelas persyaratan dilakukan bertahap dan disesuaikan, apalagi Muhammadiyah sudah sangat berpengalaman dalam peningkatkan pendidikan, sebab sudah ada sejumlah perguruan tinggi yang dimerger.

Bupati Kotim, H. Halikin Noor, saat menerima kunjungan dan pemberitahuan Perguruan tinggi tersebut, sangat menduku dan setuju.

“Pemkab mendukung dan siap mempasilitas,” aku Halikin Noor, alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Palangka Raya, saat menerima kunjungan dan silaturahmi PMW Kalteng, Sabtu (8/1) di Sampit. (Sut).

Berita Lainnya