oleh

TNI AL Gandeng KADIN dan PWI Bengkulu Gelar Vaksinasi Jenis Sinopharm di KBN

-Mitra tni-213 views
Bengkulu – Koranprogresif.co.id, Pangkalan TNI Angkatan Laut Bengkulu bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Bengkulu menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum di Kampung Bahari Nusantara pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu. Minggu (26/09/2021).

Komandan Lanal Bengkulu, Letkol Laut (P) Yudi Ardian yang meninjau secara langsung mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya Lanal Bengkulu bersama KADIN Indonesia dan PWI guna mendukung pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mempercepat peningkatan target capaian vaksinasi dengan jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinopharm untuk dosis pertama. “Antusias masyarakat untuk divaksin sangat tinggi mengingat vaksin merupakan salah satu persyaratan bagi pelaku perjalanan ke luar daerah baik melalui darat, laut atau udara,” ungkapnya.

Vaksinasi yang digelar hari ini di dua tempat yakni di Poltekkes Kemenkes Bengkulu dan di pantai Tapak Paderi terdaftar 360 orang, Tervaksin dosis kesatu 310 orang, ditunda 49 orang (demam 1 minggu terakhir, penyintas blm 3 bulan, hipertensi dan blm terkontrol). Jenis Vaksin yang diberikan adalah Sinopharm, double dose 300 Vial, berasal dari Kadin Indonesia (vaksin gotong royong) dengan dibantu tenaga kesehatan dari RS. UMMI 26 orang, kimia farma 10 orang dan personel BP Lanal Bengkulu 8 orang.

Sementara itu, Panglima Koarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. dalam beberapa kesempatan di depan awak media menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut akan terus menggelar vaksinasi covid-19 sampai benar-benar target pemerintah terpenuhi atau seluruh warga Negara Indonesia telah menerima Vaksinasi.

“Hal ini sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M yang memerintahkan jajarannya untuk terus menggelar serbuan vaksinasi diseluruh daerah di Indonesia dalam rangka mempercepat terwujudnya herd immunity dalam masyarakat,” kata Laksda TNI Arsyad Abdullah.

(Red)

News Feed