oleh

TNI AL dan AL Australia, Patroli Terkoordinasi di Perbatasan Kedua Negara

-Mitra tni-135 views

 

Sorong – koranprogresif.co.id – TNI Angkatan Laut melaksanakan patroli terkoordinasi dengan Angkatan Laut Australia, Royal Australian Navy (RAN) “Ausindo” di sisi selatan Pulau Dana perairan perbatasan Zona Ekonomi Eksklusif dan Landas Kontinen Australia-Indonesia selama tujuh hari yaitu 17-23 Oktober 2021.

Patroli terkoordinasi dilaksanakan dengan melibatkan dua unsur KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) dari Satuan Kapal Patroli dibawah BKO Guskamla Koarmada III yaitu KRI Kerapu-812 dan KRI Sura-802.

Sedangkan Royal Australian Navy (RAN) mengerahkan satu unsur Kapal Perang yaitu HMAS Ararat-89 dan satu unsur Pesawat Patroli Maritim (Maritime patrol Aircraft) De Haviland dash 8-202.

Selain melaksanakan patroli terkoordinasi, kapal perang dari kedua negara juga melaksanakan latihan profesionalisme di laut antara lain latihan Manuver Taktis (OOWMans) yang merupakan latihan membentuk berbagai formasi, latihan isyarat kibaran bendera (Flaghoist) untuk mengirim berita, latihan Passing (Pasex) untuk memberikan parade penghormatan dan ditutup dengan Pengambilan foto dari udara membentuk formasi (Photex) dengan melibatkan Maritime Patrol aircraft Royal Australian Navy.

Hal tersebut sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bahwa setiap Komandan KRI dalam pelaksanaan operasi harus juga melaksanakan berbagai latihan untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit dan menguji kesiapan alutsista.

Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr.Opsla melalui Komandan Gugus Keamanan Laut (Dan Guskamla) Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si., menyampaikan, Patkor Ausindo merupakan program rutin yang dilaksanakan antara TNI Angkatan Laut dan RAN, mengingat wilayah perairan perbatasan merupakan tanggung jawab kedua negara, maka perlu adanya kesamaan persepsi dan tindakan dalam hal penanganan pelanggaran hukum di laut. “Selama pelaksanaan Patkor Ausindo, tidak ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran hukum di wilayah laut perbatasan,” tegasnya. (Red)

News Feed