oleh

Tingkatkan Kualitas Kepala Madrasah, Kemenag Demak Gelar PKKM

Demak – koranrogresif.co.id – MTs Taqwiyatul Wathon Sumberejo Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menerima Tim Visitasi PKKM (Penilaian Kinerja Kepala Madrasah) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Selasa (19-Januari-2021).

Kehadiran Tim PKKM terdiri yang terdiri dari 2 orang, yaitu M.Luthfil Halim, S.Pd.I, M.Si dan M.Shofyan, M.Si disambut langsung oleh Kepala MTs Taqwiyatul Wathon, Mukhayanah, S.Pd.I. beserta jajaran Wakamad dan dewan guru yang piket masuk hari itu, karena 25% lainnya sedang WFH dan pembelajaran daring.

Bertempat diruang kelas, acara PKKM diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Kepala Madrasah dan Pengarahan Tim Visitasi PKKM, diakhiri dengan do’a.

Dalam sambutannya, Mukhayanah menyampaikan bahwa, MTs Taqwiyatul Wathon sangat siap divisitasi kapanpun, karena para guru sudah tertib rutin menyiapkan administrasi. “Ya, selaku kepala Madrasah, Insya Allah saya siap divisitasi untuk dinilai kapan saja. Bahwa jika nantinya masih ada kekurangan, maka mohon Bapak Pengawas Tim PKKM berkenan membimbingnya,” kata Yana.

Sementara itu dalam pengarahannya, Tim PKKM, Luthfil Halim yang didampingi Shofyan memaparkan tujuan diadakan PKKM. “Diantara maksud dan tujuan pelaksanaan PKKM adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas manajerial kepala Madrasah, karena kepala Madrasah sudah tidak punya beban mengajar,” tutur Luthfil.

Aspek lain yang dinilai adalah pengembangan kewirausahaan dan pelaksanaan supervisi Kepala Madrasah kepada guru, pungkas Luthfil.

*TOLAK PENGHAPUSAN JABATAN PENGAWAS, PGSI DORONG PKKM DAN PKKS LEBIH OPTIMAL*

Ditempat terpisah, ketua PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) Kabupaten Demak, Noor Salim menyatakan bahwa, saat ini di media sedang ramai tuntutan Penghapusan Jabatan Pengawas Sekolah/ Madrasah. “Santernya beberapa pihak dan pengamat pendidikan yang mendesak penghapusan jabatan Pengawas Sekolah atau Madrasah, barangkali punya alasan berdasar temuan mereka. Namun sikap PGSI Demak,” tegas

*MENOLAK PENGHAPUSAN PENGAWAS SEKOLAH*

Untuk itu, PGSI berharap, agar pelaksanaan PKKM/PKKS bisa terus berjalan optimal. Karena dengan pelaksanaan PKKM oleh Kemenag atau PKKS oleh Dinas, diharapkan bisa meyakinkan kepada pihak yang minta penghapusan Pengawas, bahwa jabatan dan fungsi pengawas masih dibutuhkan, ujar Salim.

Kalau memang ada temuan yang dilakukan pengawas Sekolah, maka itu tugas Inspektorat Jenderal dilingkungan Kemenag dan tugas Inspektorat Daerah untuk Dinas.

“Alhamdulillah, sampai saat ini saya belum pernah menerima laporan dari pihak manapun, kalau ada penyalahgunaan wewenang Pengawas Sekolah/Madrasah,” tambah Salim.

Sebagai mitra Kemenag dan Dinas Pendidikan, PGSI juga selalu aktif berkoordinasi untuk turut meningkatkan indeks reformasi birokrasi di Kemenag maupun Dinas, pungkas Salim. (Red).

News Feed