oleh

Tim Medis RSD Covid-19 Wisma Atlit Laksanakan Rapid Tes di Yayasan Bina Karya Harapan Jaya Tangerang

Wisma Atlit Kemayoran Jakarta Pusat. Tim Medis RSD Covid-19 Kemayoran sejumlah 9 orang yang dipimpin dr Fadil melaksanakan pemeriksaan Rapid Test terhadap para warga binaan Yayasan Bina Karya Harapan Jaya di Jln. Kp. Sindang Karya, Rancabaluh, kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang, Selasa (16/6/2020).

Sesampainya di Yayasan para tim disambut oleh Kepala Yayasan Bina Karya Harapan Jaya Ibu Suzan Yasmin Zulkifli dan diberi waktu istirahat sambil bincang-bincang di ruang rapat Yayasan. Pada kesempatan ini Ketua Yayasan menyampaikan bahwa warga binaannya sejumlah 257 orang sedangkan daya tampungnya 250 orang sehingga ada kelebihan 7 orang. Disamping itu mantan Lurah wilayah Jakarta selatan itu juga menuturkan warga binaannya berasal dari tangkapan di jalanan, sehingga kami mohon maaf apabila nanti dalam pemeriksaan warga binaan saya ada yang berbuat kurang berkenan terhadap tim medis ini.

“Warga binaan Yayasan ini hampir seluruhnya tidak memiliki KTP sehingha kami mengurus harus ke Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), itupun juga tidak ada yang memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan),” tutur bu Suzan.

“Seandainya ada satu orang saja yang kena covid-19 maka kita semua juga terpapar, untuk itu kemaren saya buat surat permohonan pemeriksaan dan hari ini dikabulkan, ini terlalu cepat”. Katanya.

Sedangkan salah satu warga binaan yang bernama Ihsan Sitanggang (41 tahun) saat ditemui awak media menuturkan bahwa “Saya merasa tenang setelah diperiksa nanti karena bila ada yang terjangkit corona pasti dibawa ke rumah sakit”, katanya.

Hasil dari pemeriksaan rapid test ini dari jumlah 256 orang didapat satu orang yang dinyatakan IgG reaktif atas nama Joko Hartono kelahiran Bengkulu, 17 Nopember 1996, yang tinggal di Yayasan Bina Karya Harapan Jaya mulai tanggal 25 Nopember 2019 dan langsung dibawa ke RSD Covid-19 Wisma Atlit Kemayoran untuk diadakan pemeriksaan lanjutan (swab test pcr) menggunakan mobil ambulan yang sudah disiapkan sebelumnya, sedangkan sejumlah 255 orang yang lainnya dinyatakan negatif, hal ini disampaikan oleh dr. Fadil selaku ketua Tim yang ditugaskan memeriksa seluruh warga binaan Yayasan Bina Karya Harapan Jaya.

News Feed