oleh

SIAPA YANG PEMBOHONG??

-Politik-220 views

 

 

Jakarta – koranprogresif.co.id – Tuduhan dan sangkaan pembohong lagi tren saat ini. Entah siapa yang memulai kata pembohong itu, tapi dapat diduga kata tersebut bersumber dari pendukung tetangga sebelah.

 

Kata pembohong sepertinya muncul bersamaan #2019gantipresiden!

Kalau alamat “pembohong” itu dialamatkan kepada calon presiden Joko Widodo, apanya pembohong?

 

Apa dan siapa yang dibohongi? Sebenarnya kata pembohong itu sudah masuk ranah hukum,  hanya itulah seorang Joko Widodo tidak mau mempermasalahkan sesuatu yang gak penting dan tidak dilakukannya.  Jika Jokowi mau gunakan pendekatan kekuasaan tentunya orang yang memfitnah itu bisa kena delik hukum, tapi terlalu banyak tugas negara dan tugas dari rakyat yang harus dikerjakan. Itu jauh lebih prioritas!!

 

Apa Jokowi itu bertampang pembohong? Tentu tidak!  Wajahnya tidak mencerminkan itu,  wajahnya selalu ceria, tenang, sabar dan polos.

Baginya kerja,  kerja dan kerja.  Fakta dan bukti sudah bisa dilihat,  dirasakan oleh rakyat se Indonesia termasuk si tukang fitnah.

 

Tentunya pembusukan kepada Jokowi bukan saja pembohong,  mungkin lebih dari pada itu. Tapi tidak ditanggapinya. Dia memang orang besar,  besar jiwanya. Dia sudah teruji. Alhandulillah rakyat tidak percaya,  tidak termakan dengan berita hoax tersebut.

 

Bahkan dukungan kepada Jokowi-KH Ma’ruf Amin makin besar. Umat Islam yang dieksploitasi kubu sebelah tidak termakan dan tidak percaya karena umat Islam melihat kinerja dan fakta-fakta yang sudah dilakukan Jokowi.

 

Lagi pula umat Islam tidak suka kepada orang yang suka memfitnah, rakyat pasti akan membela orang yang dizolimi.

 

Justru orang tukang fitnah pantas disebut pembohong, karena mereka suka membuat berita bohong dan mengada-ngada. Ini seperti maling teriak maling!!

 

Djafar Badjeber, Direktur Eksekutif DPP Hanura.

News Feed