oleh

Serma Sukaryono Hadiri Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Program API di BLK Tulungagung

-Mitra tni-360 views

 

Tulungagung – koranprogresif.co.id – Babinsa Desa Pulosari, Serma Sukaryono anggota Koramil 0807/05 Ngunut Kodim Tulungagung menghadiri acara pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Program Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun yang diselenggarakan di UPT BLK Tulungagung Disnakertrans Prov. Jatim Dusun Salamrejo Desa Pulosari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Selasa (23/04/2019).

Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kementerian Perhubungan selalu mendapatkan antusias yang baik dari masyarakat di seluruh Indonesia.

Tercatat setelah pada 2017 lalu mampu mengumpulkan peserta sebanyak 56 ribu dari target awalnya 54 ribu dan tahun 2018 pesertanya juga lebih banyak daripada kuota yang ditargetkan sejak awal yaitu 145 ribu peserta didik dari target 100 ribu peserta di seluruh Indonesia.

Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi, Galih Agus Suryanto, S.STP, MA. menyebutkan, UPT BLK Tulungagung Disnakertrans Prov. Jatim membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Program API Madiun untuk 48 peserta anggota karang taruna dari Kecamatan Boyolangu, Kecamatan Sumbergempol dan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung. Para peserta akan dilatih bagaimana cara mengelas bahan yang baik. Target tahun 2019 dari Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Program PT Kereta Api Indonesia adalah 7.070 peserta seluruh Indonesia.

“Target Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Program API 7.070 peserta se-Indonesia,” ungkap Galih Agus Suryanto, S.STP, MA.

Ia menambahkan bahwa, program pelatihan DPM di Tulungagung ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara API dengan BLK Tulungagung untuk memberikam kesempatan yang luas kepada masyarakat khususnya di daerah yang menjadi wilayah perlintasan jalur kereta api untuk mendapatkan keterampilan dan pengalaman serta wawasan perkeretaapian agar mampu mandiri dan siap bersaing di dunia kerja.

“Kerjasama ini untuk memberikam kesempatan yang luas kepada masyarakat Tulungagung untuk mendapatkan keterampilan dan pengalaman serta wawasan perkeretaapian,” tambah Galih Agus Suryanto, S.STP, MA.

Tentunya kedepan pelatihan semacam ini akan diselenggarakan secara berkesinambungan dengan berbagai macam kejuruan, selain pengelasan bahan juga kejuruan listrik perkeretaapian dan operator alat berat yang bertujuan untuk memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat Tulungagung dan sekitarnya. (Red).

News Feed