oleh

SERBUAN VAKSINASI COVID-19 DI JAJARAN LANTAMAL VIII

-Mitra tni-182 views

 

Manado – Koranprogresifco.id,  7 Januari 2022 – Jajaran TNI Angkatan Laut sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono terus menggelar serbuan vaksinasi masyarakat maritim guna memutus penyebaran Covid-19. Oleh karena itu Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado secara rutin melaksanakan vaksinasi di beberapa satuan di wilayah kerjanya. Jumat (7/1)

Hal tersebut disampaikan Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Manado Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA guna mendukung program vaksinasi nasional untuk memberikan herd imunity bagi masyarakat.

Pangkalan TNI AL (Lanal) Tolitoli pada hari ini melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 di Dusun Siomang Desa Sanbujan, Ogodeide, Kabupaten Tolitoli berhasil memberikan vaksin kepada 109 orang diantaranya 75 orang menerima dosis pertama dan 34 lainnya dosis kedua dengan jenis vaksin Sinovac.

Selanjutnya bertempat di Kelurahan Lekobalo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Lanal Gorontalo berhasil menyuntikan vaksin kepada 56 orang dengan 17 orang menerima dosis pertama dan 39 orang dosis kedua menggunakan vaksin jenis Sinovac dan Pfizer.

Sedangkan Lanal Melongunane menggelar serbuan vaksinasi di lapangan Sangkudiman, Kelurahan Melonguane, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud memberikan vaksin kepada 26 orang diantaranya 13 orang menerima dosis pertama dan 13 orang dosis kedua dengan vaksin jenis Sinovac.

Sementara itu vaksinasi rutin di dalam pangkalan diantaranya Diskes Lantamal VIII bertempat di Balai Kesehatan telah memberikan vaksin kepada 17 orang dosis kedua dan satu orang dosis pertama menggunakan vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca. Begitu juga dengan Lanal Tahuna di Balai Kesehatan memberikan vaksin kepada 12 orang dosis kedua jenis vaksin Sinovac serta Rumkital dr Wahyu Slamet Bitung yang hari ini memberikan vaksin jenis Sinovac kepada dua orang.

Selama kegiatan vaksinasi tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan sampai dengan selesai pelaksanaan tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

(Red)

Berita Lainnya