oleh

Seorang Kakek Tega Cabuli Anak Dibawah Umur

-Hukrim, Nusantara-2.775 views

Buntok – koranprogresif.co.id – Entah apa yang ada dipikiran Jaket (57 Thn) warga Desa Mabuan, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Provinsi kalimantan tengah (Kalteng) ini. Jaket nekad membawa kabur anak gadis belum lulus SD yang kebetulan anak dari temannya sendiri, SP (48 Thn), warga Buntok Sebarang.

Kini Jaket terpaksa harus diamankan aparat Kepolisian Resor (Polres) Barsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Barsel, AKBP Agung Tri Widiantoro, S.IK ketika di konfirmasi wartawan Selasa (2/3/2021) di ruang kerjanya membenarkan hal tersebut dan pihaknya telah mengamankan tersangka Jaket.

“Tersangka kami amankan dari kediamannya dengan tidak ada melakukan perlawanan pada Senin (1/3/2021) kemarin,” terang Kapolres.

Diceritakan, kejadian berawal ketika ayah korban SP melaporkan kepada Polisi bahwa anaknya yang bernama Bunga (Nama Samaran) telah menghilang dari rumahnya yang beralamat di Buntok Seberang.

Seiring laporan tersebut, ayah korban juga menaruh curiga bahwa anaknya telah dilarikan tersangka. Dari hasil keterangan itu nampaknya polisi tidak terlalu repot untuk menemukan tersangka.

Dari hasil penyidikan, tersangka mengakui setelah menyetubuhi korban yang belum lulus SD itu sebanyak enam kali dalam waktu dan tempat yang berbeda-beda.

Sementara itu, Ayah korban inisial SP sangat terpukul ketika mengetahui kejadian itu.

Kepada aparat penegak hukum, SP meminta agar dapat lebih cepat menuntaskan masalah ini dan menghukum tersangka seberat-beratnya.

“Mau ditaruh di mana muka saya ini, padahal saya berteman baik dengan tersangka itu. Saya berharap tersangka harus dihukum seberat-beratnya, karena sudah merenggut hormatan keluarga kami,” pinta SP.

Kepada tersangka Jaket, kemungkinan akan dikenakan pasal 76 D jo pasal 81 ayat (1) dan (2) UU RI No 17 TH 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Namun begitu, aparat Polres Barsel masih mendalami kasus tersebut. (Ben Progresif).

News Feed