oleh

Satgas TMMD Non Fisik Mengadakan Penyuluhan KDRT

-TNI Polri-227 views

Buteng – koranprogresif.co.id – Bertempat di Ruang Kelas SMPN 1 Gu Kec. Gu Kab. Buton Tengah, telah berlangsung Penyuluhan KDRT ke 2 dalam rangka kegiatan program TMMD ke 103 tahun 2018 non fisik, Jum’at (9/11).

Bertindak sebagai pemateri dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak Kab Buton Tengah, Ibu Nurjana, S.Stp, yang di hadiri Danramil 10/Gu, Kapten Inf Usman H, Camat Kec. Gu, Amir, S.Pd, 50 orang ibu dan Bapak warga kecamatan Gu.

Dalam sambutannya, Camat Gu menyampaikan bahwa, penyuluhan KDRT ini penting
para hadirin bapak dan Ibu, mari kita menyimak mendengarkan baik-baik karena sangat penting banyak hal yang harus di ketahui. Terkadang kita sadar bahwa dalam rumah tangga kita sudah terjadi tindak kekerasan baik fisik maupun psikis.

“Materi Pemicu konflik biasanya bermula dari masalah ekonomi, untuk menggindari terjadinya kericuhan dalam Rumah Tangga diperlukan kesadarn yang tinggi untuk saling mengayomi, melindungi, menyayangi karena apabila hal itu selalu dijaga, maka akan tercipta Rumah Tangga yang harmonis,” ungkap Camat.

Menurutnya, Perlindungan anak ini menjadi perhatian pemerintah melalui UU perlindungan anak, menghitung usia anak sejak dalam kandungan sampai umur 18 thn. Usia anak seusia itu merekam segala bentuk apa yang dilihatnya dan apa yang didengarnya, maka dari itu fungsi orang Tua sangat dibutuhkan. “Mengayomi, melindungi ini sangat penting. Jangan sekali-kali orang Tua mengasari anak, tidak menyuruh anak yang sifatnya memerintah dengan kasar,” imbuhnya.

Tambahnya, berbagai bentuk kekerasan diantara, kekerasan fisik, kekerasan Ferbal/nada suara, kekerasan mental psikologi terganggu, Kekerasan Pelecehan Seksual. Bantu anak untuk mengedukasi, Melindungi anak dimulai dari rumah, Memaksimalkan peran sekolah, Pendidikan budi pekerti, Lapor kepihak berwajib.

“Kita sama sama mengharapkan
Pentingnya kepedulian terhadap lingkungan untuk menjaga anak anak kita. Mari menjaga dengan membangun daerah ini menjadi relijius, membuat majelis, meningkatkan kesadaran relijius dengan sendirinya akan menghindarkan diri kita dari segala bentuk tindak kekerasan dalam kehidupan Rumah Tangga,” pungkasnya.

Kegiatan Penyuluhan selesai dilaksanakan dengan Aman dan Tertib. (Red).

News Feed