oleh

Rute Penerbangan Domestik Aceh, Resmi Menjadi “Negara Bagian Malaysia”

Jakarta – koranprogresif.co.id – Awal tahun 2019 maskapai domestik mengejutkan banyak kalangan, khususnya konsumen penerbangan. Mulai dari kenaikan tiket hingga penghapusan bagasi cuma cuma 20 kg.

Baru baru ini pula Sebuah fenomena baru melanda orang-orang Aceh yang ingin bepergian ke Jakarta dengan pesawat.

Pasalnya, sebagian besar warga Aceh, terutama yang menggunakan uang pribadi, kini memilih berangkat ke Jakarta melalui Kuala Lumpur Malaysia.

Warganet ramai-ramai memosting perbandingan harga tiket antara penerbangan domestik (Banda Aceh – Medan – Jakarta atau Banda Aceh langsung ke Jakarta), dengan penerbangan melalui jalur internasional (Banda Aceh – Kuala Lumpur – Jakarta).

Tampak perbedaan mencolok antara keduanya. Harga tiket domestik Banda Aceh – Jakarta mencapai Rp 3 juta, sementara harga tiket Banda Aceh – Jakarta via Kuala Lumpur, tidak sampai Rp 1 juta.

Perjalanan awal tahun sedikit terganggu dengan fenomena kenaikan tiket rute domestik ini, ujar salah seorang pemuda asal kota Lhokseumawe, Ichsan kepada media Sabtu (12/1).

“Penerbangan Aceh – Jakarta membuat masyarakat Aceh tidak hilang akal sebagaimana masyarakat provinsi tersebut yang sejak era penjajahan terkenal cerdik dan banyak akalnya, saat ini akal cerdik turun temurun masyarakatnya ramai ramai membuat paspor khusus hanya numpang transit pulang pergi pesawat Jakarta – Banda Aceh dan sebaliknya via malaysia,” ujar Ichsan.

Diketahui jarak Provinsi Aceh ke Negara Serumpun Malaysia sangatlah dekat hanya (1442 km) via darat, standar tiket 300 – 500 an via pesawat. “Wajar tiket transit murah meriah” ditambahkan Ichsan.

Aceh sudah seperti negara bagian Malaysia saja akhir akhir ini. Setidaknya untuk penerbangan kita sekarang sudah nyaman bergabung saja ke negeri bagian negara petronas tersebut, tutup Muhammad Ichsan, S.Pd,
Warga Aceh di Jakarta. (Red).

News Feed