oleh

PROGRAM JAKSA MASUK SEKOLAH KEJATI KALSEL, MEMBAWA TEMA HENTIKAN KEKERASAN ANAK YANG DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK DI SMAN 1 ANJIR PASAR

-Nasional-228 views

 

Kalsel – koranprogrrsif.co.id – Seksi Penerangan Hukum Bidang Intelijen pada Kejaksaan Tinggi
Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMAN 1 Anjir Pasar, pada hari ini Senin (29/08/2022).

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel), Romadu Novelino, SH, MH dalam Siaran Pers menerangkan bahwa, materi yang disampaikan pada program Jaksa Masuk Sekolah pada hari ini adalah stop kekerasan anak yang ditinjau dari Undang-undang perlindungan anak yang telah disampaikan kepada siswa dan siswi SMAN 1 Anjir Pasar.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, bertindak sebagai narasumber Romadu Novelino, SH, MH, selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan dan didampingi oleh Nazeni Rahman, selaku Pranata Humas dan Fakhrur Razi, SH, selaku Pranata Komputer.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan terkait hak dan kewajiban anak secara rinci dan menjelaskan bahwa, antara hak dan kewajiban harus berjalan secara seimbang, sehingga anak tidak hanya memperhatikan haknya, namun juga perlu melaksanakan kewajibannya berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang telah berlaku, selain itu narasumber juga memaparkan perbuatan apa saja yang masuk dalam kategori kejahatan terhadap anak, hal tersebut disampaikan agar siswa dan siswi SMAN 1 Anjir Pasar dapat menghindari perbuatan yang dapat membahayakan diri sendiri sebagai anak.

Respon positif terhadap program ini dapat terlihat dari banyaknya siswa yang mengajukan pertanyaan dan menanggapi narasumber terkait dengan pencegahan kekerasan terhadap anak serta seputar hak dan kewajiban anak sebagaimana yang diatur didalam UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Pimpinan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dikarenakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini merupakan Tindakan preventif / pencegahan yang bertujuan menekan angka kejahatan terhadap anak, sehingga anak dibekali pengetahuan tentang hukum dengan tujuan menjauhi hukuman. (MN).

Berita Lainnya