oleh

Presiden RI Rencana Datang Ke Bali, Pengamanan VVIP Bukan Rutinitas Biasa

-Mitra tni-112 views

 

Denpasar – Koranprogresif.co.id, 7 Oktober 2021 Presiden RI bersama Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan sejumlah rombongan lainnya direncanakan pada Jumat (08/21) akan datang ke wilayah Provinsi Bali dalam rangka kunjungan kerja mengecek kesiapan penyelenggaraan KTT G-20 di Bali pada tahun 2022 mendatang.

Menindaklanjuti kegiatan kunjungan kerja RI 1 dan rombongan tersebut, Kodam IX/Udayana selaku Komando Operasi Pengamanan (Koops Pam) wilayah Bali dan Nusa Tenggara melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI dan rombongan, Kamis (07/10/2021) pagi, bertempat di Lapangan Apel Makorem 163/Wira Satya.

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., bertindak selaku pimpinan apel sekaligus mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Dalam amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Danrem 163/Wira Satya menjelaskan pengamanan VVIP selalu dilaksanakan bersama dengan kekuatan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya baik pada event nasional maupun internasional, sehingga harus dapat memberikan jaminan keamanan yang terbaik dan maksimal.

“Untuk itu, segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus selalu kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius dan tidak ada istilah ini sebagai kegiatan rutinitas”, sebut Pangdam dalam amanatnya.

Apel gelar pasukan seperti ini sangat perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP ini disiapkan, baik secara perorangan maupun satuan serta pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur Satgas serta langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan sesuai prosedur tetap (Protap) Pengamanan VVIP yang berlaku.

Pangdam IX/Udayana menekankan dan memastikan sinergitas serta kerjasama antar unsur pengamanan yang terlibat utamanya untuk menjamin kelancaran serta menghindari terjadinya kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas.

Sementara itu, terpisah Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., mengatakan setelah dilaksanakan Rakorwil bersama Pemerintah Daerah dan Rakorpam (06/10) yang dipimpin langsung oleh Danrem maka ada 4 titik yang ditentukan akan didatangi yaitu Bandara Ngurah Rai, Mangrove Information Center, Kantor
Gubernur untuk memberikan arahan kepada Forkompimda, BNDCC dan kembali ke Bandara

“Rangkaian kegiatan ini lebih kurang 6 atau 5 jam, tetapi semuanya sudah kita antisipasi, kita menggelar 1366 personel yang menjaga semua titik baik venue-venue maupun rute yang dilalui RI 1. Kegiatan yang kita laksanakan terus-menerus untuk memantau situasi sehingga pelaksanaan bisa berjalan aman dan lancar”, sebut Danrem.

Salah satu tujuan mengunjungi Mangrove Information Center untuk mendapat informasi tentang mangrove tersebut, apa manfaatnya dan apa kelebihannya.

“Yang utama tentu dalam rangka KTT G-20 yang tahun depan dilaksanakan tentu prosesnya masih panjang karena pelaksanaan tahun 2022. Berarti harus disiapkan dari sekarang untuk meyakinkan Bali siap menjadi tuan rumah”, jelas Danrem.

Danrem sangat berharap dukungan dari semua pihak dan masyarakat agar kegiatan kunjungan kerja Presiden RI dan rombongan dapat berjalan aman dan lancar serta dukungan terhadap kesiapan Bali sebagai tuan rumah KTT G-20.

(Red/gus arie)

Berita Lainnya