oleh

PRABHATAR HARUS MEMBANGUN KEBERSAMAAN DAN SOLIDITAS TNI – POLRI

-Opini-105 views

Magelang – koranprogresif.co.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin langsung upacara wisuda prajurit Taruna dan Bhayangkara Dua taruna, sejumlah 776 Prabhatar yang wisuda, terdiri dari 519 prajurit Taruna Akademi TNI dan 257 Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian, bertempat di Stadion Sapta Marga, Kampus Akademi Militer, Magelang, JawaTengah, dengan Komandan upacara Kolonel Mar Jhoni Sulistyawan (Wadanmencandra) Akademi TNI Upacara wisuda ini secara tradisi dinamakan Wisuda Prajurit (Wisudajurit) menandai akhir masa pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian tahun akademik 2018.

Tururt hadir pada acara Wisudha Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Kepolisian adalah Gubernur Jawa Tengah, Para Kepala Staf Angktan (Kasad, Kasal dan Kasau) Wakalemdiklat Polisi dan para Gubernur Akademi serta Gubernur Akpol, Kamis (01/11).

Pendidikan dasar integrasi itu dinamakan tahap Chandradimuka yang dijalani selama tiga bulan (12 minggu) mulai tanggal 6 Agusrus sampai dengan 1 November 2018, setelah lulus dalam masa pendidikan dasar (Candradimuka) untuk taruna Akademi TNI (Taruna, Kadet dan Karbol) tetap berada di Resimen Candra Dimuka sampai dengan tiga bulan kedepan.

Sedangkan bagi taruna Akademi Kepolisian, hanya tiga bulan bersama-sama dengan rekan-rekannya dari ketiga matra TNI tersebut, setelah ini mereka Bhayangkara Dua Taruna Akpol bergabung dengan para seniornya di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P mengatakan, pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian untuk membentuk para prajurit TNI dan bhayangkara kepolisian secara bersama-sama membangun semangat integrasi. Pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dimaksudkan agar para taruna – taruni memiliki pengetahuan dan keterampilan, profesi keprajuritan serta kesamaptaan jasamani untuk dapat mengikuti latihan dasar lanjutan di akademi angkatan dan akademi kepolisian, tegas Panglima.

“Pendidikan dasar integrasi kemitraan diberikan secara bersama – sama, agar para taruna dan taruni dari ketiga angkatan dan kepolisian mempunyai sikap dan perilaku keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian merupakan pemuda/pemudi pilihan yang disiapkan menjadi calon pemimpin TNI dan Kepolisian Indonesia pada masa depan,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menegaskan, hal ini di maksudkan agar mereka mampu mengemban tugas negara, para prajurit taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dituntut dapat mewujudkan semangat kebersamaan dan membangun soliditas antara TNI dan Polri, oleh karena itu para taruna – taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian ditempa menjadi satu, dalam wadah yang biasa di sebut kawah candradimuka, jelas Marsekal Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI menyematkan pangkat Prajurit Taruna dan Bhayangkara dua taruna kepada lulusan terbaik dari tiap matra. Matra Darat Prajurit Taruna terbaik diraih oleh Darys Raditya Rizal No Ak.2018.002 dan Prajurit Taruni terbaik diraih oleh Nathasya Melyana No AK.2018.286 dari Matra Laut Prajurit Taruna terbaik diraih oleh Dwijan Budi No Ak 2018.315  sedangkan  Prajurit Taruni terbaik diraih oleh Rahil Rahma Vinia No Ak. 2018.401, selanjutnya Matra Udara Prajurit Taruna terbaik diraih oleh Teddy Ardika Ramadhani No Ak. 2018445 dan Prajurit Taruni terbaik diraih oleh  Monica Made Aprilia No Ak. 2018.515.

Untuk Taruna Akademi Kepolisian terbaik, atas nama Bhayangkara dua Taruna Rivaldi Mahardhika No. AK.2018724 dan Bhayangkara dua Taruni Nora Septiana No  Ak. 2018.753. (Red).

News Feed