oleh

Polda Papua Antisipasi Gangguan Keamanan Jelang HUT OPM

Polda Papua mengantisipasi keamanan 1 Desember yang biasa disebut sebagai HUT organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui ada informasi yang diterimanya bahwa sejumlah kelompok akan merayakan 1 Desember dengan doa bersama.

“Ada aturan yang harus dipenuhi dalam menyampaikan pendapat di muka umum, termasuk dalam doa bersama. Jika tak mengikuti aturan yang ditetapkan, kami akan bubarkan,” jelasnya, Minggu (10/11).

Kata Paulus, Polda Papua akan mengambil tindakan tegas, jika ada kelompok yang tetap memaksa kehendaknya. “Ini aturan dalam sebuah negara. Kami tak pernah alergi dengan penyampaian pendapat di muka umum ataupun doa bersama. Tapi, jika dalam kegiatan tersebut melanggar aturan yang berlaku, tetap kami bubarkan,” ucapnya.

Mantan Kapolda Sumatera Utara ini minta masyarakat di Papua tak terprovokasi dengan berbagai hal yang sengaja dimunculkan oleh kelompok tertentu untuk mengadu domba.

“Kami akan menjaga keamanan semua orang yang hidup di tanah Papua, bukan menjaga satu pihak atau kelompok tertentu saja,” jelasnya.
Walau begitu, Kapolda Papua tak menyebutkan model pengamanan yang akan dilakukan dalam antisipasi ini.

News Feed