oleh

Personel TNI Kodim Tulungagung Bersama Warga Kelurahan Botoran Bersihkan Sungai Sepanjang 600 Meter

-TNI Polri-118 views

Tulungagung – koranprogresif.co.id – Puluhan personel TNI jajaran Kodim 0807/Tulungagung bersama warga Kelurahan Botoran, anggota Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung dan perangkat Kelurahan Botoran melaksanakan kerja bakti membersihkan sungai Botoran sepanjang 600 meter di Kelurahan botoran Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung, Minggu (04/11/2018).

Sungai di Kelurahan Botoran dipenuhi oleh tumbuhan eceng gondok. Tumbuhan enceng gondok tumbuh dan menyebar menutupi sebagian besar permukaan air sungai. Pesatnya pertumbuhan eceng gondok di sungai Botoran ini menandakan bahwa adanya banyak bahan tercemar yang terdapat di air sungai, seperti pupuk kimia, detergen, dan limbah rumah masyarakat.

Puluhan TNI dan ratusan masyarakat kerja bakti membersihkan sungai Botoran. Kerja bakti pada pagi hari ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan pembersihan sungai Botoran tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bahaya banjir saat datangnya musim hujan dan mengurangi resiko penyakit demam berdarah.

Menurut Pasiter Kodim 0807/Tulungagung, Lettu Arm Bambang Supanidi mengungkapkan, selain mengantisipasi bahaya banjir saat datangnya musim hujan dan mengurangi resiko penyakit demam berdarah, kegiatan kerja bakti ini merupakan sarana dalam memberikan kesadaran bagi masyarakat agar lebih peduli pada kebersihan sungai. Kegiatan bersih-bersih sungai pada saat sekarang ini dilakukan mengingat musim hujan belum datang, sehingga debit air sungai masih sedikit.

“Kerja bakti bersama ini wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk mengantisipasi banjir dan demam berdarah sekaligus memberikan kesadaran bagi masyarakat agar lebih peduli pada kebersihan sungai,” ungkap Pasiter.

Dengan adanya kerja bakti tersebut, Pasiter berharap, air yang mengalir nantinya akan lebih lancar. Dengan pembersihan enceng gondok dan sampah-sampah yang ada di sungai, diharapkan potensi terjadinya banjir dapat diminimalisir.

“Kami juga menghimbau agar warga juga tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menyumbat laju sungai Botoran yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir,” tutup Pasiter. (Red).

News Feed