oleh

Pers Dilarang Beritakan Arogansi Anggota Polri, Ilham Bintang: Itu Salah Alamat

-Nasional, Sosbud-1.604 views

Jakarta – koranprogresif.co.id – Terkait diterbitkannya Surat telegram Nomor: ST/750 / IV/ HUM/ 3.4.5/ 2021 soal ketentuan peliputan media massa terkait tindak pidana atau kejahatan kekerasan mendapat berbagai tanggapan.

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Ilham Bintang menilai, surat telegram tersebut salah alamat jika ditunjukan untuk media pers.

“Saya pikir Telegram Kapolri itu salah alamat kalau ditujukan kepada media pers. Mungkin itu memang buat media-media Polri yang selama ini bekerjasama dengan terutama stasiun TV, membuat program “Buser” dan kawan-kawannya. Jadi, menurut saya bukan untuk media pers. Kalau pun dimaksudkan untuk media pers, saya harus mengatakan itu salah alamat,” ucapnya, Selasa (6/4/21).

Ilham menjelaskan, Sumber hukum Pers di Tanah Air, adalah UU Pers No 40/1999 yang merupakan produk Reformasi. Derajat telegram itu jauh di bawah UU Pers. Mustahil peraturan yang berada di bawah, seperti Telegram Kapolri, mengalahkan UU yang berada di atasnya.

“Tapi tidak ada salahnya wartawan atau sekalian organisasi media pers mengklarifikasi Telegram itu kepada pihak polisi. Supaya lebih terang, dan tidak disalahtafsirkan nanti oleh petugas polisi di lapangan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan baru,” terangnya.

Masih kata dia, untuk pengetahuan masyarakat, UU Pers no 49/99 itu tidak memiliki PP dan Permen yang bisa ditafsirkan oleh eksekutif.

Beda dengan UU Pers sebelumnya, yaitu UU Pokok Pers, yang tafsirnya sekehendak penguasa. Desain UU Pers No 40 memang ditujukan agar pers mengatur dirinya sendiri. Pengaturannya ditangani oleh Dewan Pers.

Salah satu butir di Telegram itu menyebutkan, dilarang menyiarkan tindakan polisi yang arogan. Kalau buat pers justru itu penting diberitakan sebagai koreksi kepada polisi.

“Yang benar, Kapolri harus melarang polisi bersikap arogan dalam melaksanakan tugas. Sudah pasti tidak ada video yang merekam peristiwa itu untuk disiarkan,” tandasnya. (Red).

News Feed