oleh

PENYULUHAN HUKUM TERPADU KEJATI KALSEL, MENGENALKAN GURU DAN TENAGA PENDIDIK AKAN ANCAMAN TINDAK PIDANA KORUPSI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK

-Mitra tni-259 views

 

Kalsel – koranprogresif.co.id – Bertempat di SMKN 1 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Bidang Penerangan Hukum pada Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalsel melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum terpadu bagi Guru dan Tenaga Pendidik, Senin (13/6/2022).

Kasi Penkum Kejati Kalsel, Romadu Novelino, SH, MH pada Siaran Pers menerangkan bahwa, kegiatan penyuluhan hukum ini berjalan atas Kerjasama antara Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.

Sasaran dari kegiatan ini adalah guru dan tenaga pendidik yakni guna
memberikan penguatan dan pemahaman peraturan perundang-undangan yang bertujuan untuk upaya pencegahan terjadinya praktek korupsi dan kekerasan terhadap anak di sekolah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebagai narasumber Romadu Novelino, SH, MH, selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Nazeni Rahman, selaku Pranata Humas dan Fakhrur Razi, SH, selaku Pranata Komputer. Acara dibuka oleh Ibu Norta Dewi Yuniati, selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Barabai.

Adapun tema pada program Penyuluhan Hukum Terpadu hari ini adalah mengenal Delik Tindak Pidana Korupsi dan potensi penyimpangan di lingkungan sekolah serta Perlindungan terhadap Anak.

Dalam pemaparannya, narasumber banyak mendapat pertanyaan dan tanggapan dari peserta terkait dengan pencegahan
perbuatan Korupsi dan batasan penjatuhan sanksi bagi siswa yang melanggar disiplin peraturan yang telah ditetapkan sekolah, dikarenakan mendidik anak yang merupakan siswa adalah bagian dari tugas seorang guru dan tenaga pendidik di lingkungan sekolah.

Tujuan Kegiatan ini mengenalkan beberapa items antara lain: Pengertian Diversi, Restorative Justice, Hak Anak dalam Proses Peradilan Pidana (UUSPA), Peraturan Pemerintah 74 Tahun 2008 tentang Guru. (MN).

Berita Lainnya