oleh

PENGABDIAN SATGAS YONIF 725/WRG YANG TIDAK MENGENAL WAKTU

Papua – koranprogresif.co.id – Turut berduka cita atas meninggalnya seorang warga binaannya, Satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi Pos Yuruf datang melayat di kediaman rumah duka yang terletak di Kampung Yuruf, Distrik Yaffi, Kab. Keerom, Kamis (9/5).

Sebelumnya, Olof yang merupakan saudara dari Alm. Tery Popay mendatangi Pos Yuruf pada Rabu malam, (8/5) pukul 23.15 WIT, kemudian bertemu langsung dengan Danpos Yuruf, Lettu Inf Herman dan memohon bantuan tim kesehatan dari Pos yuruf untuk memeriksa keadaan saudaranya yang tengah dalam keadaan keritis serta batuk hingga memuntahkan darah.

Disamping itu juga, Olof mengakui bahwa Alm. Tery Popay sempat dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Yuruf.

“Kami sudah bawa ke Pustu dan dikasih obat, pas tiba di rumah orang tuanya sakit lagi bapak, makanya ini saya di suruh ke Pos untuk minta bantuan supaya anak langsung melihat anaknya saudara ke sana,” ujar Olof.

Merespon laporan Sdr. Olof tersebut, Danpos Yuruf kemudian memerintahkan 10 (sepuluh) orang anggotanya yang dipimpin oleh Bintara Kesehatan Serka Masyadi menuju kediaman Rafael Popay yang merupakan orang tua dari Alm. Teri Popay untuk mengecek kondisinya, namun sayangnya pada saat tiba dan dilakukan pemeriksaan, dengan berat hati Serka Mayadi menyatakan, Alm. Terry Popay telah meninggal dunia, dan memohon diri untuk kembali ke Pos.

“Disamping menjalankan tugas pokok kami dalam menjaga perbatasan antara RI dan PNG, sebagai Tentara Rakyat juga kami selalu siap siaga untuk membantu dan melayani masyarakat khususnya yang berada di perbatasan seperti yang dilakukan oleh anggota kami yang berada di Pos Yuruf, hal ini menunjukkan bahwa TNI Manunggal dengan Rakyat dan TNI akan selalu ada untuk Rakyat,” ujar Dansatgas Yonif 725/Woroagi, Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P. (Red).

News Feed