oleh

Penerangan Hukum Kejati Kalsel Gelar JMS di Ponpes Darul I’lmi

Banjarbaru – koranprogresif.co.id – Untuk kali pertama Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel) sosialisasikan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Pondok Pesantren Darul Ilmi yang diasuh oleh KH. Imran Mahmud, yang terletak di kota Banjarbaru Kalimantan Selatan, Rabu (07/04/2021).

Adapun Program tersebut merupakan upaya inovasi dan komitemen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar.

Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ditujukan untuk siswa SD, SMP hingga SMA atau sederajat untuk memperkaya khasanah pengetahuan siswa atau santri terhadap hukum dan perundang-undangan serta menciptakan generasi baru taat hukum untuk tujuan Kenali Hukum Jauhkan Hukuman.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan Protokol kesehatan ini di ikuti oleh 30 orang Santri dan 30 orang Santri wati dengan tempat yang terpisah.

Untuk para Santri penyuluhan hukum mengambil tempat di Aula samping kantor Pondok Pesantran(Ponpes) dengan Nara Sumber Kasi Penkum Kejati Kalsel Makhpujat dan Kasi idiologi, politik, pertahanan dan keamanan, pada Asintel Kejati Kalsel Roy Arland.

Sedangkan untuk Santriwati dilaksanakan di Perpustakaan Ponpes Darul ‘Ilmi dengan Nara Sumber Kasubag Perencanaan pada Asbin Kejati Kalsel, Jaenah, SH, MH.

Acara berlangsung sangat meriah, selain mendapatkan wawasan, di akhir acara mewakili Kejati Kalsel, Kasi Penkum Kejati Kalsel menyerahkan souvenir untuk para santri yang diterimakan oleh Ustadz Ahmad Yadi yang mewakili pimipinan Ponpes.

Usai acara, Kasi Penkum kepada Awak Media menerangkan bahwa, Kejaksaan yang merupakan lembaga pemerintah yang menjalankan kekuasaan dibidang penegakan hukum turut mempunyai tanggung jawab moril memajukan generasi muda para pelajar untuk senantiasa mengerti dan memahami tentang hukum dan permasalahannya.
“Kami berharap santri ke depan menjadi pimpinan-pimpinan yang amanah,” tutur Kasi Penkum singkat.

Ditempat yang sama, Ustadz Ahmad Yadi menyampaikan, dengan adanya kegiatan ini sangat senang karena bisa menambah ilmu bagi anak anak santri khususnya tentang hukum dan semoga ilmu bapak dan ibu menjadi berkah dan dapat diamalkan oleh anak anak santri.

“Mudah-mudahan kegiatan ini nantinya dapat dilaksanakan lagi disini dengan skala yang agak lebih besar bisa melibatkan seluruh santri dan warga pondok pesantren darul ilmi,” pungkasnya. (MN).

News Feed