oleh

Pelaku Asusila Tinggalkan Korban, Setelah Lakukan Aksi Bejatnya Dikebun Jagung

-Hukrim, Nusantara-2.126 views

Lampung Selatan – koranprogresif.co.id – Pelaku tindakan asusila terhadap anak dibawah umur sebut saja namanya (red-bunga) umur 14 tahun. Pelaku adalah warga Dusun Taman Rejo Desa Ruguk Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

Dari hasil penelusuran wartawan dan informasi yang berhasil dihimpun dari keluarga korban yang minta nama dan alamatnya dirahasiakan, mengharapkan pelaku dihukum seberat – beratnya.

Saat ini pelaku tindak asusila berinisial DD (25 thn) sudah diamankan di Polsek Penengahan. Dari keterangan pihak keluarga korban, saat itu korban (red-bunga) sedang dirumah sendiri ditinggal undangan ke tempat saudaranya di Lampung Tengah.

Karena korban tidak pernah keluar main jauh, namun di hari naas tersebut (red-bunga) meninggalkan rumah hingga sore hari. Hal ini membuat saudara dan tetangga korban heboh dan mencari kemana – mana.

Sekitar pukul 04 dini hari korban (red-bunga) ditemukan di Pelabuhan Bakauheni, karna menurut keluarga saat itu kemungkinan (red-bunga) kalut dan bingung. Dan pengakuan (red-bunga) kepada keluarga dirinya kenal dengan pelaku lewat medsos dan saat diajak ketemuan pelaku membawa korban ke Desa Legundi lama dan diarea perkebunan jagung pelaku memaksa korban dan ironisnya setelah melakukan tindakan bejatnya pelaku meninggalkan korban dipinggir jalan perkebunan jagung, pada (25/06/2020) lalu.

Keluarga yang heboh mencari korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penengahan dan selang beberapa jam, dari keterangan korban, Pihak Kepolisian berhasil meringkus pelaku dirumahnya.

Dan saat ini pelaku tindak asusila terhadap anak dibawah umur berinisial DD (25 thn), warga Dusun Taman Jaya Desa Ruguk sudah diamankan bersama satu unit sepeda motor sebagai barang bukti. Keterangan Kanit Serse Polsek Penengahan, Iptu. Sugianto saat dikonfirmasi wartawan, pada Senin (29/06/2020).

“Iya sudah mas, motor yang digunakan pelaku (DD) jenis Vixion sudah kita amankan di Polsek,” terangnya.

Sebelumnya Kapolsek Penengahan, AKP. Hendra menyampaikan, pelaku berinisial DD (25) telah diamankan dan diancam dengan pasal 81 dan undang – undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau denda Rp.5 milyar. (Widodo).

News Feed