oleh

Pantau Kegiatan Panjat Tebing, Sertu Kusnan Ingatkan Faktor Keamanan

Tulungagung – koranprogresif.co.id Babinsa Desa Sawo, Sertu Kusnan, anggota Koramil Tipe B 0807/09 Campurdarat memantau secara langsung kegiatan panjat tebing yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Negeri Malang di Tebing Pegat Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jum’at (29/07/2022).

Kegiatan panjat tebing ini dalam rangka kegiatan Pendidikan Lanjutan XL “Abhitah Dakara” Divisi Rock Climbing yang dilakukan oleh 8 Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Trek pemanjatan tebing Pegat sendiri, memiliki tingkat kesulitan yang masuk grade 5-10-a hingga grade 5-10-c.

Dengan kontur tebing yang tersusun atas batuan kapur, membuat trek pemanjatan tebing Pegat, dapat di panjat sewaktu-waktu, dan tidak licin meski pada musim penghujan. Jalur pemanjatan di tebing Pegat ini, selain sebagai penyaluran hobi biasa digunakan para pemanjat tebing sebagai pemacu adrenalin.

Jalur panjat tebing Pegat dibuka awal tahun 2017 oleh sejumlah anggota Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang memiliki 5 jalur pemanjatan dengan ketinggian bervariasi, mulai dari jalur pemanjatan waktu pendek dengan ketinggian 20 meter hingga jalur pemanjatan yang di beri nama tropical divorse setinggi 50 meter dari dasar tebing.

Sertu Kusnan terlihat mengecek safety belt yang dibawa oleh para Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang akan digunakan untuk panjat tebing. Hal ini merupakan wujud kepeduliannya akan wilayah binaannya, keselamatan para pendatang khususnya pada olahraga ekstrim seperti ini menjadi tanggungjawab moral bagi Babinsa.

“Meski perlengkapan lengkap dan aman untuk panjat tebing, saya tetap berkewajiban untuk mengingatkan agar selalu menjaga faktor keamanan,” tutup Sertu Kusnan. (Red).

Berita Lainnya