oleh

Operasi Yustisi di Gajah, Sasar Warga Masyarakat Yang Belum Divaksin

-TNI Polri-96 views

 

Demak – koranprogresif.co.id – Upaya menekan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Demak terus dilakukan. Salah satunya adalah menggenjot vaksinasi. Bahkan, untuk memaksimalkan vaksinasi, petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP di Kabupaten Demak masih rutin menggelar operasi yustisi untuk menjaring warga yang belum vaksin.

Seperti operasi yustisi depan kantor balaidesa gajah jl Raya Gajah-Dempet yang dipimpin Danramil 07/Gajah Kapten Arm Imam Sunandar beserta 3 orang anggota bergabung dengan petugas dari Puskesmas Gajah 1 dan Forkompimcam Gajah telah dilakukan razia bagi warga yang belum divaksin.

Warga yang terjaring operasi, dihimbau agar segera melaksanakan vaksinasi, Sabtu (09/10/2021).

Turut hadir dalam kegiatan operasi yustisi, Camat Gajah, Agung Widodo MM, Danramil Gajah, Kapten Arm Imam Sunandar, Kapolsek Gajah, Akp Agus triyulianto SH, Kepala puskesmas Gajah 1, Dr Lutfi, Kepala Desa Gajah beserta perangkat, Babinsa desa Gajah Serda Kumaidi dan Babinkamtipmas Polsek Gajah.

Danramil 07/Gajah, Kapten Arm Imam Sunandar menyampaikan upaya dengan operasi yustisi untuk menjaring warga yang belum divaksin sangat berpengaruh dengan capaian vaksinasi di Kabupaten Demak khususnya di Kecamatan Gajah.

Dengan razia vaksin itu, warga semakin sadar dengan pentingnya vaksin. Karena selain dengan disiplin prokes, vaksinasi salah satu upaya untuk mengatasi Covid-19.

Di sisi lain, Danramil mengatakan, upaya menekan kasus memang sudah mulai lebih baik, terlihat dari kasus harian yang berkurang drastis dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Karena itu, tempat isolasi yang sebelumnya disiapkan sudah banyak kosong.

Meskipun sudah terjadi penurunan kasus positif, upaya vaksinasi Covid-19 masih tetap dilakukan. Bersama seluruh instansi terkait yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19, sudah melakukan upaya-upaya agar vaksinasi bisa mencapai 70 persen.

Vaksinasi selain di fasilitas kesehatan, upaya jemput bola masih tetap dilakukan.
“Kebanyakan yang tidak mau vaksin karena terpengaruh hoax, jadi saat melakukan vaksinasi petugas menekankan upaya preventif dan edukasi,” terangnya. (Red/Pendim 0716/Demak).

Berita Lainnya