oleh

Menjelang Idul Fitri, 25 KK Warga Pemegang KKS BPNT Mengaku Tujuh Bulan Tak Pernah Terima Sembako

Lampung Timur – koranprogresif.co.id – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah program dari Kementrian Sosial RI yang diperuntukan bagi keluarga tidak mampu.

Namun ironis ada sejumlah warga di Desa Sumber Rejo Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur, mengaku sejak mereka menerima KKS BPNT hingga saat ini mereka tidak pernah menerima bantuan sembako.

Hal ini dikatakan Pak Gino dan Ibu Muinah dihadapan sejumlah warga lainya saat ditemui Tim wartawan pada Sabtu (23/05/2020).

“Sejak bulan 11 tahun 2019 dapat kartu tapi sampai saat ini belum pernah dapat beras,” terang Pak Gino polos.

Hal senada juga dikatakan Ibu Muinah, ada sekitar 25 KK yang dapat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak tujuh bulan lalu, namun belum dapat Sembako.

“Dapat kartunya bulan 11 jadi kalau sampai bulan 5 ya tujuh bulan, belum pernah dapat beras, Saya ya berharap kami bisa dapat beras juga kayak yang lain, masa yang lain dapat kami ngak dapat,” harapnya.

Saat ditanyakan apakah masalah yang mereka alami pernah belum mereka laporkan ke Kepala Desa, Ibu Muinah mengaku belum lapor, karena oleh pengurus BPNT disuruh sabar nunggu.

“Kami di RT 03 Desa sumber Rejo yang dapat Kartu dan yang ngak keluar bantuanya belum pernah lapor pk lurah, karna sama pengurusnya disuruh sabar nunggu , katanya nanti juga dapat. Kita orang kecil dibilang begitu ya nurut saja,” terangnya.

Ibu Muinah mengaku sudah pernah menyampaikan hal ini ke Ketua BPNT dan Pengurus terkait dan menurutnya (Ibu Muinah) Pengurus sudah mengatakan kalau mereka sudah menyampaikan kendala yang ada ke Tanjung Bintang ke Bank Mandiri, namun hingga saat ini warga pemegang KKS BPNT tersebut belum dihubungi kembali dan hanya diminta sabar menunggu.

Hingga berita ini dirilis, Tim belum berhasil mengkonfirmasi pihak TKSK.

Dan Tim berencana seusai libur hari raya akan menemui pihak Dinsos Lampung Timur, sekaligus mendampingi perwakilan warga untuk menyampaikan keluhan mereka ke Dinas terkait. (Wd/Tim).

News Feed