oleh

Media Informasi Kejagung RI Profesional dan Terbuka

-Hukrim, Nusantara-101 views

Kalsel – koranprogresif.co.id – Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa saat ini kita telah masuk di era digital, yang mana seluruh kegiatan bisa kita lakukan dengan cara yang sangat canggih.

Era digital hadir demi menggantikan beberapa teknologi masa lalu agar bisa lebih modern dan juga lebih praktis.

Menghadapi perkembangan jaman, dimana internet sebagai bagian dari hidup masyarakat, Kejaksaan Agung Republik Indonesia secara brilian memanfaatkan layanan layanan internet untuk keterbukaan informasi
Publik.

Salah seorang praktisi hukum yang juga pemerhati Kejaksaan RI, Rouli Rajagukguk mengaku takjub saat mengetahui media informasi Kejaksaan Agung RI.

“Beberapa hari ini saya sedikit kepo dengan media sosial resmi Kejaksaan RI , mulai dari Fanpage FB, Twittee, Instagram (IG), chanel Youtube semuanya saya buka. Betapa takjubnya saya melihat media informasi sebuah lembaga negara hukum, yang begitu profesional dan terbuka,” ungkapnya.

“Hasilnya, woww mudah banget mendapatkan informasi tentang Kejaksaan Agung dari Sabang sampai Marauke,” tuturnya, Senin (16/5).

Menurutnya, dibandingkan di era sebelumnya, kira-kira 10-15 tahun lalu. Betapa sulitnya kita mendapatkan informasi perkara hukum di Kejaksaan Agung RI, bahkan masyarakat harus beberapa kali mengunjungi kantor Kejaksaan untuk mendapatkan informasi atau penyuluhan hukum dari para Jaksa.

Hal ini dikarenakan akses internet tidak ada, dan saat itu media sosial pun belum ada.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi juga semakin maju, mau tidak mau semua manusia harus merubah gaya hidupnya ke media internet. Bahkan, saat ini internet menjadi gaya hidup ditengah masyarakat.

Perubahan inilah yang menjadi dasar beberapa lembaga negara merubah sistem informasi dari gaya manual menjadi gaya milenial, salah satunya adalah Kejaksaan Agung RI.

Sistem informasi yang dimiliki Kejaksaan Agung RI sangat menarik, mulai dari design grafis dan konten yang dimiliki Kejaksaan Agung RI sangat menarik dan milenial banget.

Tampilan gambar pada konten-konten di Twitter, Fanpage FB dan Instagram Kejaksan Agung dikemas dengan baik dan mengikuti gaya anak zaman now.

Bukan hanya itu saja, masyarakat juga bisa mendapatkan informasi langsung perkara hukum yang sedang ditangani pihak Kejaksaan Agung RI.

*Keren banget*

Terlebih konten Youtube Kejaksaan Agung RI yang sangat berbeda dengan lembaga lembaga negara lainnya.

Yang menarik dari chanel Youtube Kejaksaan Agung RI, adanya acara podcast yang dibawakan oleh DUO’DM.

Pada podcast ini, terlihat bagaimana sebenarnya Kejaksaan Agung RI ingin mendengar langsung dari masyarakat tentang persoalan persoalan hukum yang terjadi dan apa yang diharapkan masyarakat dari Kejaksaan Agung RI dalam penanganan permasalahan hukum di republik ini.

Berbagai kalangan masyarakat bisa menjadi bintang tamu di chanel Youtube Kejaksaan RI. Mulai dari Artis, Politisi, Seniman bisa menyampaikan pandangannya tentang KejaksaanRI, bahkan informasi-informasi melalui tayangan video pendek dikemas dengan sederhana namun memiliki kualitas penyampaian yang mudah dimengerti masyarakat umum.

Tentu hal ini memiliki maksud dan tujuan, agar kedepan Kejaksaan Agung RI lebih profesional dan dapat menjaga integritasnya sebagai lembaga negara yang dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Ngopi (ngobrolin opini)” saya dengan Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Dr Ketut Sumedana yang masih muda dan energik mengatakan bahwa, saat ini era-nya transpormasi digital. “Semua serba digitalisasi berbasis Informasi Tehnologi ketika kita tidak bisa mengikutinya maka kita akan jadi lembaga yg stagnan dan tertinggal,” pungkasnya.

Suka tida suka kita harus beradaptasi karena itu suatu keharusan, bahkan dunia media itu yg dituntut kreativitas, inovasi dan adaptasi serta kolaborasi untuk tetap eksis dalam di masyarakat, Kejaksaan sebagai Aparat Penegak Hukum tidak bisa ditampilkan dengan kesan kaku, serem, monoton tetapi harus fleksibel, humanis dan ada untuk masyarakat. (MN).

Berita Lainnya