oleh

Masyarakat NTT Surabaya Bentuk Flobamora

Surabaya – koranprogresif.co.id – Organisasi Flobamora (Flores Sumba Timor Alor) menggelar acara aklamasi pemililhan pengurus organisasi Flobamora di hotel Mercure jalan Raya Darmo No. 68 – 78 Kota Surabaya Propinsi Jawa Timur, pada, Minggu (26 Juli 2020).

Acara ini bertemakan “Jadilah Pribadi Yang Bermanfaat di Tanah Rantau” yang dihadiri sekitar tigaratusan orang dari berbagai daerah NTT dan tokoh-tokoh penting yang berasal dari NTT mulai dari tokoh pemerintahan, agama, serta para senior dan sesepuh NTT yang ada di Surabaya.

Dan acara Flobamora ini juga diundang tamu Calon Wali Kota Surabaya, Mafud Arifin yang disambut dengan iringan tarian khas dari sumba serta performance alat sasando yang dimainkan oleh pemuda asal NTT.

Dalam sambutannya, Mafud Arifin menyampaikan visi dan misinya membangun kota Surabaya dan juga membagikan bingkisan sembako dan baju untuk semua tamu undangan yang hadir saat itu.

Tampak suasana begitu intens dan aliran napas gerak pembaharuan terlihat deras.

Menurut ketua panitia Flobamora, Bung Nedi dalam sambutan mengatakan, Organisasi ini akan segera memberikan warna baru dalam kiprahnya.

Flobamora akronim dan menjiwai berbagai elemen nusantara tentu ikatan dan bingkainya Merah Putih harga mati. Roh dan jiwa Garda Flobamora bagai segugus kepulauan di bagian Timur Indonesia dengan 3 pulau induk, Pulau Flores, Pulau Sumba, dan Pulau Timor yang diapit oleh puluhan pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Sabu, Pulau Rote, Pulau Semau, Pulau Alor, Pulau Adonara dan lain-lain.

Gugusan kepulauan tersebut, dalam konteks administrasi wilayah pemerintahan dan geopolitik Indonesia sejak tahun 1958 digabungkan dalam suatu daerah provinsial yang dikenal dengan sebutan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai bagian dari masyarakat kota Surabaya, Flobamora merupakan inovator yang sangat potensial didalam berbagai macam aktivitas dalam lingkup pribadi maupun dalam kelompok.

Dengan dibentuknya Flobamora yang bertujuan membangun hubungan antara sesama pemuda yang akan bertumbu sumberdaya serta kreativitas. Sumberdaya (SDM) tersebut haruslah dapat dimanfaatkan, sehingga kegiatan yang positif dan produktif dapat diperoleh. Oleh karena itu, potensi-potensi tersebut harus di explorasi secara maksimal.

Maka dibentuklah organisasi Flobamora di kota Surabaya dengan harapan dapat membantu kegiatan-kegiatan warga masyarakat NTT serta merangkul masyarakat NTT dari berbagai daerah untuk dapat mengisi kegiatan yang ada, maupun memunculkan kegiatan yang belum ada, sehingga terjalin suatu hubungan yang baik dan membangun rasa solidaritas tanpa membeda-bedakan suatu daerah.

Harapan dan tujuan Flobamora adalah, merangkul dan membangun sebuah sistem kerja sama antara masyarakat tanpa melihat perbedaan dari suku, ras dan agama.

Tujuan dan inti Flobamora ini telah mengariskan pada fokus dan titik konsentrasi membangun komitmen, pertumbuhan dan kesadaran serta tanggung jawab sosial setiap generasi muda Flobamora.

Membentuk jiwa pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Mengembangkan potensi dan kemampuan generasi muda dalam rangka mengembangkan Flobamora.

Dalam kiprahnya, Flobamora ini mewujudkan generasi muda yang mandiri, tangguh, terampil, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan Negara kesatuan RI.

“Adapun napas serta langkah strategis Flobamora yakni tertuang dalam Misi, membentuk karakter pengurus yang cerdas dan solid,” jelas Penasehat Organisasi Eks Tim Tim, David Chamora ke team media koranprogresif.co.id pada saat selesai acara.

David juga berpesan, agar atitude atau sifat kebiasaan anak NTT seperti egois, gengsi dan menganggap dirinya lebih hebat dari orang lain, harus ditinggalkan dan jadilah orang yang bermanfaat untuk semua orang demi membangun hubungan yang baik dan menjadi pelopor perubahan untuk bangsa negara serta daerah asal masing-masing.

BAE SONDE BAE TANAH TIMOR LEBE BAE. (Red/Maksimus Lewogete).

News Feed