oleh

Masyarakat Keluhkan Kondisi Jalan Utama Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan, Seperti Kubangan Kerbau

-Nusantara, Sosbud-398 views

Lamsel – koranprogresif.co.id – Lagi, warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan di Dusun Ujau Desa Rajabasa Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan.

 

Keluhan warga pengguna jalan saat melintas terlebih setelah diguyur hujan sehingga jalan bak kolam dan kubangan kerbau, akibat badan jalan rusak dan hancur yang tidak kunjung diperbaiki.

Sementara jalan tersebut adalah jalan utama lingkar Gunung Rajabasa dan jalan utama wisata disepanjang pantai pesisir Kecamatan Rajabasa.

Kondisi jalan tersebut kembali viral dimedia sosial (fesbook) karena terlihat seperti kubangan kerbau.

Mirisnya jalan yang adalah milik Pemda Provinsi Lampung ini banyak dinilai warganet tidak pernah mendapat respons dari Pemerintah, sementara menurut warga saat kampanye para calon menggunakan jalan sebagai salah satu prioritas bahan kampanye untuk memetik simpati masyarakat.

Untuk diketahui, jalan yang tak ubahnya kubangan kerbau ini karna badan jalan rusak, aspal mengelupas dan warga selalu merasa kesal saat melintas.

Dikhwatirkan jika orang jauh yang tidak mengetahui kondisi jalan bisa terperosok atau jatuh yang bisa berakibat jatuhnya korban.

Arif, salah satu warga Rajabasa yang hampir tiap hari melintas dijalan tersebut sangat mengeluhkan kondisi jalan yang hancur bagai kubangan kerbau, terlebih bila malam hari dirinya sangat khawatir karna minimnya lampu penerang jalan sehingga jalan gelap dengan lubang-lubang disepanjang jalan.

“Jalan hancur sudah lama masih belum ada perbaikan, padahal sering diberitakan , kok ngak ada respons,” keluh Arif pada media.

Demikian juga disampaikan Efendi warga Sukaraja, dengan melihat kondisi jalan hancur menurutnya pemerintah harus secepatnya merespon jangan sampai menunggu korban akibat jatuh terperosok dilubang jalan.

“Coba para pemangku jabatan duduk bersama cari solusi, kalau Pemerintah Provinsi Lampung tidak mampu memperbaiki ya tembuskan ke Pemerintah Pusat atau cari solusi yang terbaik,” pungkasnya. (AW)

News Feed