oleh

M. Amin Syamsudin: KTNA Jangan Ragu Suarakan Harapan Petani

-TNI Polri-127 views

Lamsel – koranprogresif.co.id – Rembuk Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Kecamatan Penengahan yang diadakan dirumah Ketua Bidang Humas KTNA Lampung Selatan yang juga Ketua KTNA Kecamatan Penengahan, Ahmad Widodo di Dusun Gunung Botol Desa Penengahan pada Selasa (27/11/18).

Selaku Ketua KTNA Lampung Selatan, M. Amin Syamsudin, SE memberikan sambutan didepan yang hadir yaitu para ketua Poktan/Gapoktan, Babinsa, Kupt terkait, Camat Penengahan dan Ibu – ibu KWT dari 17 Kecamatan se-Lampung Selatan.

Menurut M. Amin Syamsudin, KTNA adalah organisasi murni dibidang pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan rakyat. KTNA tidak punya gaji tapi harus tetap semangat untuk membela petani, pertemuan seperti ini adalah kesempatan untuk menampung aspirasi petani dan harapan petani dari permintaan kelompok agar bantuan dari pemerintah untuk petani bisa disampaikan langsung kekelompok tani, kemudian harapan kelompok tani agar bila ada bantuan benih dari pemerintah bisa tepat waktu musim tanam.

“Kita KTNA organisasi petani dan organisasi sosial tidak ada gaji acara pertemuan rutin begini semua uang pribadi tapi saat kita dengar keluhan petani kita akan sampaikan ke Dinas, seperti bantuan agar langsung diberikan kekelompok tani, bantuan benih agar tepat waktu tanam jangan benih bantuan turun saat petani selesai musim tanam . hal ini nanti kita sampaikan kedinas terkait,” ujarnya.

Selain itu, M.Amin Syamsudin mengajak petani untuk tidak ragu bersuara melalui KTNA terutama dalam hal harga saat panen..

“Saat ini harga jagung kwalitas super Rp.5700 san/ Kg maka kita kompak menyuarakan supaya pemerintah bisa menekan import jagung sipaya saat panen raya nanti harga jagung tidak anjlok seperti biasanya. Saat ini iya harga mahal tapi biasanya saat panen raya harga anjlok cuma Rp.2000/kg hingga petani kita rugi dan tak mampu menutupi biaya budidaya jagungnya,” terang M. Amin Syamsudin, SE. (H/W)

News Feed