oleh

LSM KAKI KALSEL ADUKAN SNVT PENYEDIAAN PERUMAHAN PROVINSI KALSEL

Kalsel – koranprogresif.co.id – Realisasi kegiatan Pembangunan Rumah Khusus Kabupaten Banjar Anggaran APBN tahun 2018 oleh Satuan Kerja SNVT PENYEDIAAN PERUMAHAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN, diadukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Kelompok Anti Korupsi KALSEL (LSM KAKI KALSEL).

Menurut A.Husaini, Ketua LSM Komite Anti Korupsi Indonesia Kalimantan Selatan (KAKI KALSEL), hasil kegiatan Pembangunan rumah yang diperuntukan bagi nelayan ini dengan alokasi dana Rp 4.996.600.000,00 ini terindikasi bermasalah.

Proyek yang berasal dari APBN satker Perumahan dan Pemukiman Tahun 2018 ini, item pekerjaan terkesan tidak sesuai dengan pagu Anggaran yang digelontorkan, contohnya banyak dinding bangunan rumah yang sudah retak, ada yang sudah miring, serta pondasi bangunan yang terkesan tidak sesuai speak, ungkapnya.

“Proyek yang berlokasi di kecamatan Aluh-aluh tersebut sampai sekarang tidak bisa ditempati oleh masyarakat, karena disamping struktur bangunan yang tidak memungkinkan untuk ditempati, juga adanya informasi dugaan masyarakat dikenai 5 juta oleh Kepala desa untuk bisa menempati rumah tersebut,” bebernya.

Permasalahan ini sudah kitalaporkan ke Subdit III Krimsus Polda Kalsel pada tanggal tanggal 9 April 2019 No.2 /Kaki, Kalsel/2019.

Untuk perkembangan penangan kasus ini, kita telah berkoordinasi kepada pihak Polda Kalsel melalui Iptu M. Ginting, SH diperoleh informasi bahwa, pihak Polda Kalsel melimpahkan kasus tersebut ke Polresta Banjarbaru yakni unit Tipikor dengan alasan pihak Polresta Banjarbaru sudah melakukan penyelidikan sebelum adanya laporan, jelasnya.

Diharapkannya, agar pihak Penegak hukum dalam hal ini Pihak Kepolisian dalam menangani laporan atau kasus ini agar transparan, bagaimanapun anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan rumah khusus Kabupaten Banjar bisa dipertanggung jawabkan. (MN).

News Feed