oleh

Lenis: Tokoh yang Diundang Jokowi Senior dan Mewakili Papua

Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya mengklaim tokoh Papua yang diundang ke Istana dua hari belakangan telah mewakili seluruh masyarakat Papua. Tokoh masyarakat yang diundang orang terpandang di Bumi Cenderawasih.

“Kalau di Papua, kalau orang tua yang bicara, anak muda, anak-anak ikuti saja. kita harus hargai itu,” katanya di Hotel GrandKemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu

Kogoya menuturkan rekomendasi yang disampaikan tokoh Papua menjadi pertimbangan karena telah mengambarkan aspirasi kepentingan umum rakyat Papua. Apalagi, tokoh yang bertemu Presiden Joko Widodo berasa dari beragam daerah dan latar belakang.

“Ramsosoe namanya pejuang peradatan. Jarolo itu orang tua di sana. Jadi (semua) kabupaten gunung dan pantai, dia bicara lebih baik kita tak usah bahas itu, kita serahkan ke Presiden,” ucapnya.

Presiden menyanggupi sejumlah tuntutan Tokoh Papua. Misalnya, pembangunan asrama nusantara, penyelesaian Palapa Ring agar semua anak di Papua menikmati jaringan 4G, pembentukan lembaga adat untuk perempuan dan anak Papua, termasuk pembangunan Istana Kepresidenan di Papua pada 2020.

“Dan Badan Nasional untuk urus Papua nanti akan saya jawab, kalau usulan tadi sangat anu sekali. Saya masih atur waktu,” kata Jokowi.

Presiden juga menjamin 1.000 mahasiswa atau mahasiswi asal Papua bakal bekerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jokowi mengaku akan menggunakan kewenangannya untuk menempatkan lulusan terbaik Papua baik dari dalam dan luar negeri agar bekerja di perusahaan pelat merah.

News Feed