oleh

Kurangi Kepadatan di Tol, Pemudik Diharapkan Pakai Jalan Nasional

-Nusantara-181 views

 

Jakarta – koranprogresif.co.id – Pemerintah mendorong para pemudik di Jawa juga memakai jalur alternatif dan jalan nasional sehingga tidak menumpuk di jalan tol. Untuk itu, infrastruktur jalan nasional baik di Jawa maupun luar Jawa sudah siap dilintasi.

“Untuk Lebaran kali ini, masyarakat lebih banyak menggunakan transportasi udara baru kemudian transportasi darat baik bus maupun mobil pribadi,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Demikian diucapkan Menhub *Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9* dengan tema “Mudik Aman dan Lancar” di Aula Serba Guna Kemenkominfo, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Total estimasi jumlah pemudik pada tahun 2019 diperkirakan 23 juta orang atau naik 2 juta dari tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, Menhub, Budi Karya Sumadi menerangkan, pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR terus memperbaiki ruas-ruas jalan nasional di Jawa maupun luar Jawa diharapkan sebelum arus mudik sudah selesai semua.

Namun demikian, menurut Menteri Perhubungan, sejumlah ruas jalan tol dari Palembang sampai Probolinggo sudah siap digunakan pemudik. Begitu pun ruas tol dari Palembang ke Bakaheuni, Lampung juga.

Untuk mendapatkan masukan, Menhub menjelaskan, mengingat puncak arus mudik dan balik ada di Jawa, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jateng, Jatim dan Jabar.

Dalam mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas di Tol Trans Jawa
dari sebelumnya ada dua alternatif, memakai aturan nomor polisi ganjil genap dan satu arah (contra flow), maka diputuskan menggunakan contra flow saat mudik.

“Penerapan skema lalu lintas satu arah Lebaran kali ini akan bermula dari Tol Cikampek kilometer (km) 29 sampai km 262 sampai ke Brebes Barat,” jelas Budi Karya Sumadi.

Satu hal, Menhub mengingatkan masyarakat pengguna jalan tol agar mengutamakan keselamatan khususnya ketika aturan contra flow diberlakukan.

“Karena satu arah maka biasanya kecepatannya tinggi. Selain itu, kami meminta agar rest area di sepanjang tol dibuat lengkap dan nyaman untuk pemudik,” jelasnya.

Menyoal angkutan penyeberangan laut, Menhub menambahkan, pihaknya sudah menambah lima kapal perintis untuk rute penyeberangan di Madura.

Persiapan untuk kapal penyeberangan juga dilakukan di Pulau Selayar, Sulsel, Kumai dan Sampit di Kalimantan dan Batam di Kepri.

Fasilitas layanan kesehatan juga sudah disiapkan di sejumlah titik di jalur arus mudik baik di tol dan jalan nasional, bandara, stasiun KA, terminal bus dan pelabuhan.

Turut hadir narasumber lainnya Direktur Jendral Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto, dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Agita Wijayanto. (Red/Kwb/Jpp).

News Feed