oleh

Kunjungan Presiden Picu Kerumunan Di NTT, Kader Partai Demokrat Angkat Bicara Kasus Riziq

-Nasional-3.433 views

Surabaya – koranprogresif.co.id – Politisi Partai Demokrat Benny K. Harman angkat bicara terkait kerumunan warga yang terjadi saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Dikutip melalui akun Twitter resminya, @BennyHarmanID, Rabu (23/02/2021) pukul 21.20 WIB, Wakil Ketua Komisi III DPR mengaku akibat peristiwa itu ingat dengan kerumunan yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta waktu menyambut Habib Rizieq Shihab.

Seperti diketahui, Rizieq Shihab terlibat dalam tiga perkara tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan akibat kerumunan yang tercipta. Locus delicti peristiwa tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan itu terjadi di wilayah Petamburan Jakarta Pusat, Megamendung Puncak Bogor, dan RS Ummi, Bogor.

“Luar biasa rakyat Maumere Flores sambut Presiden Jokowi. Mereka tumpah ruah ke jalan, rela terpapar Covid hanya utk melihat langsung wajah Presiden. Teringat saya dgn masyarakat sambut Habib Riziek di Bandara Soetta saat pulang dari LN. Seolah tdk percaya bahaya Covid. Monitor!” demikian tulis legislator asal NTT di Twitter.

“Luar biasa rakyat Maumere Flores sambut Presiden Jokowi. Mereka tumpah ruah ke jalan, rela terpapar Covid hanya utk melihat langsung wajah Presiden. Teringat saya dgn masyarakat sambut Habib Riziek di Bandara Soetta saat pulang dari LN. Seolah tdk percaya bahaya Covid. Monitor! pic.twitter.com/BbFeSg9FMy— Benny K Harman (@BennyHarmanID) February 23, 2021”

Sebelumnya, pihak dari Istana juga telah memberikan klarifikasi ihwal kerumunan warga yang menyambut Presiden Jokowi di NTT. Komentar itu dirilis setelah video kerumunan warga itu tersebar di media sosial sontak menjadi viral.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin membenarkan video tersebut saat Jokowi di Maumere. Dia menyebutkan, saat dalam perjalanan, masyarakat sudah menunggu rangkaian di pinggir jalan. “Saat rangkaian melambat, masyarakat maju ke tengah jalan, sehingga membuat iring-iringan berhenti,” katanya, Selasa (23/02/2021).

Menurutnya, saat itu merupakan sebuah spontanitas dan antusiasme warga Maumere saat menyambut kedatangan presiden.

Lantaran atap mobil Jokowi dapat dibuka, dan beliau menyapa masyarakat sekaligus mengingatkan untuk menggunakan masker. “Karena kalau diperhatikan, dalam video tampak saat menyapa pun Presiden mengingatkan warga untuk menggunakan masker dengan menunjukkan masker yang digunakannya,” jelasnya.

Terkait pemberian souvenir kepada warga, Bey menyebut, hal itu merupakan spontanitas Presiden untuk menghargai antusiasme masyarakat. Souvernir yang diberikan berupa buku, kaos dan masker. (Red/Maksimus Lewogete)

News Feed