oleh

Kuasa Hukum Sandy Tumiwa: Kita Do’akan Saja Yang Terbaik

Jakarta – koranprogresif.co.id – Sandy Tumiwa kembali jalani Sidang atas kasus Narkotika jenis sabu yang dialaminya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Agenda sidang yang mestinya pembacaan vonis ternyata ditunda 2 pekan yang akan datang.

Kuasa hukum Sandy Tumiwa dari kantor Advokat BJ Iskandar SH & Associates, Gus Bejo menyatakan bahwa, kliennya Sandy Tumiwa layak direhabilitasi, karena Sandy juga korban dari penyalahgunaan narkotika, kata Gus Bejo via selularnya kepada koranprogresif.co.id ketika dikonfirmasi.

Bahkan kata Gus Bejo, Meskipun sidang putusan ditunda, pihaknya tetap optimis Sandy masih bisa bebas.

“Kita do’akan saja yang terbaik,” tegas Gus Bejo.

Ditundanya sidang putusan dikarenakan masalah administratif kuasa hukum Sandy yang baru dan surat pencabutan kuasa hukum yang lama.

Atas penundaan putusan tersebut, Sandy Tumiwa mantan suami Tessa Kaunang mengaku tidak kecewa dan cuma bisa berharap bisa mendapat vonis seadil-adilnya dari majelis hakim.

“Kan sudah bilang ikhlas, apapun yang terjadi ya terjadi, yang penting saya punya niat untuk sembuh,” kata Sandy.

Masih kata Sandy, ya segala sesuatu pasti ada yang terbaik ya. “Yang penting kita berdo’a, tadi juga majelis hakim ingetin terus untuk selalu berdoa dan jangan lupa sholat malam,” tegas Sandy Tumiwa.

Sandy Tumiwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda uang sebesar 600 juta rupiah. (Ev/Rd).

News Feed