oleh

Kolonel Kav Agustinus Purboyo Memberikan Seminar Wawasan Kebangsaan di Ponpes Daar El Qolam

-TNI Polri-240 views

 

Tangerang – koranprogresif.co.id – Ratusan Santri dan Santriwati pondok pesantren (Ponpes) Daar el Qolam mengikuti pendalaman pemahaman materi wawasan kebangsaan (Wasbang) yang di sampaikan oleh Komandan Korem 052/Wkr Kolonel Kav Agustinus Purboyo, S.I.P di Ponpes Daar El Qolam di desa Pasir Hintung Kec Jayanti Kab Tangerang, Kamis (8/11/2018).

Tujuan dari pada acara ini adalah untuk memberikan pandangan dan wawasan kepada para Santri Ponpes Daar El Qolam, agar bisa mengerti dan memahami betapa pentingnya nilai-nilai kebangsaan dalam mempersatu umat. Pembekalan tentang wawasan kebangsaan ini perlu dilaksanakan mengingat rasa kebangsaan masyarakat akhir-akhir ini dinilai mulai luntur dengan munculnya idealisme etnis sempit dan apabila dibiarkan niscaya NKRI akan pecah.

Komandan Korem 052/Wkr, Kolonel Kav Agustinus Purboyo, S.I.P menjelaskan bahwa, kegiatan ini dilakukan untuk melestarikan dan menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan bagi generasi muda. “Melalui pendekatan wawasan kebangsaan sebagai upaya untuk pelestarian pembangunan nasional. Wawasan kebangsaan sangat penting bagi para pemuda, karena para pemuda merupakan tumpuan masa depan bangsa Indonesia. Sehingga, wawasan kebangsaan sangat penting untuk dipahami dan dilaksanakan oleh generasi muda. Dengan harapan agar kehidupan bangsa Indonesia kedepan bisa lebih baik dan berkarakter,” ungkapnya.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan bahwa, sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, banyak negara yang ingin menguasai bangsa Indonesia. Berbagai cara akan dilakukan untuk menguasai, maka Indonesia harus siap menghadapi berbagai ancaman yang datang dari luar tersebut. Bangsa kita ini sudah dilemahkan dari segi sosial budaya, melalui serangan narkoba dan gaya hidup generasi muda yang sudah mulai luntur dalam nilai-nilai luhur kebangsaan.

Dengan keimanan dan ketaqwaan para santri Ponpes Daar El Qolam ini, saya yakin para generasi muda penerus bangsa mampu mempertahankan bangsa dan negara dari ancaman negara luar yang akan merusak dan menguasai bangsa kita dan berharap kepada generasi muda yang berkarakter

Untuk itu, agar para santri membuat gerakan dengan belajar untuk menghadapi tantangan kedepan dan gerakan santri berwirausaha, bagaimana kita menjaga bangsa Indonesia.

“Tidak ada gunanya kita hidup makmur dan modern, namun kita kehilangan pundamental dari diri kita yaitu Kebinneka Tunggal Ikaan, semangat persatuan, toleransi, kesantunan, keragaman dan kemanusiaan,” pungkasnya. (Red).

News Feed