oleh

Kodam IX/Udayana Turut Berpartisipasi Dalam ‘Go Clean Our River 2019’

Denpasar – koranprogresif.co.id – Sebagai wujud kepedulian dan cinta kepada kebersihan lingkungan sekaligus membangun sinergitas dengan komponen masyarakat Bali sekitarnya, Kodam IX/Udayana turut berpartisipasi melaksanakan kegiatan Go Clean Our River 2019 dalam rangka serangkaian Anniversary Radar Bali ke 1, yang digelar di Taman Mangrove Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai, Banjar Kajeng, Desa Pemogan, Kecamatan Depasar Selatan, pada Minggu (25/8/2019).

Kegiatan yang mengambil tema “Sadar Lingkungan dengan Peduli Bersama Memerdekaan Sungai Dari Sampah” tersebut dibuka oleh Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Bali Made Teja dan dihadiri oleh Kapendam IX/Udayana, Kasrem 163/WSA, Kasdim 1611/Badung, Sekda Kota Denpasar, Kasat Bimmas Polresta Denpasar, Direktur Radar Bali, CEO PT. Blue Brid Tbk, Partnership Deputy Director WWF-Indonesia, Danramil 1611-02/Densel, Pasi Bakti TNI Rem 163/WSA, Camat Densel, Kepala Desa Pemogan, anggota Pramuka, serta personil TNI/Polri dan masyarakat peserta Go Clean Our River sejumlah 2.800 orang.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang dibacakan oleh Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja, mengungkapkan bahwa, Pulau Bali mengalami permasalahan yang sangat pelik, dimana timbunan sampah di sungai yang menjadi penyebab banjir dan mengurangi estetika. Penanganan sampah tidak akan selesai jika hanya urusan pemerintah saja, perlu keterlibatan seluruh stakeholder terutama masyarakat dalam rangka mengendalikan sampah plastik. Bahkan Gubernur Bali juga telah menerbitkan Pergub No.97 tahun 2018 tentang pembatasan penggunaan sampah plastik sekali pakai.

“Melalui salah satu pesan utama agar orang Bali menyatu dengan alam dan seirama dengan alam, ‘hidup yang menghidupi, urip yang menguripi’, sehingga alam merupakan orang tua kita, oleh karena itu hidup harus mengasihi alam dan memanusiakan alam dan lingkungan, salah satu caranya adalah dengan menjaga dan melindungi pencemaran sungai dan kerusakan lingkungan serta memulihkan sumber daya air,” ungkap Gubernur.

Kedepan pembangunan alam Bali agar memprioritaskan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan serta konservasi sesuai dengan isi Nangun Kerti Satloka Bali yang mengandung arti menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia secara skala dan niskala dilaksanakan dengan pembangunan wilayah satu pulau satu pola dan satu tata kelola “One Island One Managment and One Comand”.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., disela-sela kegiatan menuturkan bahwa, latar belakang kegiatan tersebut adalah sebagai sebuah kampanye kecil untuk harapan yang besar demi terciptanya lingkungan alam Bali yang lebih baik dengan tujuan mewujudkan kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari pencemaran khususnya di area sungai dan sekitar sungai, serta mengajak masyarakat untuk membudayakan buang sampah pada tempatnya dan menjaga kelestarian air beserta ketersediaannya.

Selain itu juga, kegiatan ini diharapkan sebagai wahana dalam meningkatkan dan mempererat tali silaturahmi antara anggota Kodam IX/Udayana dengan seluruh komponen masyarakat yang tergabung dalam kegiatan Go Clean Our River ini, guna menambah wawasan akan pentingnya menjaga kebersihan dan merawat lingkungan, tambah Kapendam.

Tidak lupa Kapendam juga mengucapkan selamat hari ulang tahun untuk Radar Bali yang ke 1, semoga selalu terdepan dalam menyajikan berita-berita yang aktual, berimbang, cepat dan tepercaya, serta juga terus menjadi referensi informasi yang inspiratif dan memperkuat optimisme publik dengan harapan sebagai pelopor dalam mewujudkan cita-cita dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui media informasi.

Kegiatan tersebut disertai juga dengan acara pemotongan tumpeng Anniversary Radar Bali ke 1 oleh Direktur Jawa Post didampingi para pejabat lainnya.

Kemudian pernyataan pembukaan kegiatan Go Clean Our River oleh Kadis Lingkungan hidup Provinsi Bali dan dilanjutkan dengan pelaksanaan bersih-bersih yang dibagi menjadi 5 sektor pembersihan. (Red/Pendam IX/Udy).

News Feed