oleh

KOARMADA III PRIORITASKAN PUTRA DAERAH PADA REKRUTMEN PRAJURIT STRATA BINTARA DAN TAMTAMA

-Mitra tni-812 views

 

Sorong – Koranprogresif.co.id, 11 Juni 2020, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr., (Han)., mengungkapkan bahwa pola rekruitmen dan sistem pendidikan dasar kemiliteran serta pendidikan kejuruan berbagai korps pengawak KRI (Kapal Perang RI), khususnya Koarmada III diperlukan terobosan, diantaranya berupa pola dan manajemen baru untuk pemenuhan kebutuhan personel pengawak KRI, yang mampu menjawab kebutuhan personel di jajaran Koarmada III.

Pola dan manajemen baru tersebut terdiri dari beberapa tahap pelaksanaannya. Pertama, rekruitmen Putra Daerah sebagai prajurit strata Bintara dan Tamtama, kedua, pendidikan dasar militer di Pasmar 3 Sorong, dan ketiga, Pendidikan Kejuruan akan dilaksanakan di Lantamal XIV Sorong, serta pelaksanaan latihan praktek menggunakan KRI di jajaran Koarmada III.

Terobosan baru tersebut diungkapkan Pangkoarmada III ketika memberikan pembekalan kepada peserta Kursus Tenaga Pendidik Dikmaba (Pendidikan Pertama Bintara) dan Dikmata (Pendidikan Pertama Tamtama) TNI Angkatan Laut Program Khusus Wilayah Papua Tahun 2020 di gedung serba guna Mako Koarmada III Jl. Bubara No. 1 Kel. Klaligi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (11/6). Pada kesempatan ini juga hadir Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Maman Firmansyah, Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) Edi Juardi, dan Komandan Lantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani.

Menurut Pangkoarmada III lebih lanjut, bahwa Kursus Tenaga Pendidik ini adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk menyiapkan tenaga pendidik Pendidikan Dasar Militer dan Pendidikan Kejuruan Bintara dan Tamtama di wilayah Koarmada III Sorong. “Diharapkan melalui kursus ini akan dihasilkan tenaga pendidik yang dapat mendidik prajurit Bintara dan Tamtama pengawak KRI di jajaran Koarmada III yang handal dan profess ional,” ujarnya.

Sustekdik Dikmaba dan Dikmata TNI AL Program Khusus Wilayah Papua Barat ini diselenggarakan oleh Koarmada III dengan Instruktur Tenaga Pendidik Kodiklatal yang diikuti peserta sebanyak 50 orang dan akan dilaksanakan selama dua minggu.

Selama kursus tersebut berlangsung senantiasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, diantaranya seluruh peserta dan instruktur dilakukan pengukuran suhu badan, menjaga jarak minimal 1,5 meter (physical distancing), mencuci tangan sebelum mengikuti pelajaran, dan seluruhnya memakai masker.

(Red)

News Feed