oleh

Ketua DPRD Terkejut, Dana Hibah PGSI Dirubah Sepihak

-Pendidikan-747 views

 

Demak – koranprogresif.co.id – Bertempat di Sekretariat PGSI Demak, beberapa Pengurus Daerah & Pengurus Cabang PGSI se-Kabupaten Demak mengikuti acara Penyerahan Bansos Paket Sembako & Launching Website PGSI Demak. Pemberian ratusan Paket sembako ini untuk yang kedua kalinya sejak Pandemi Covid-19. Sebagai organisasi profesi guru yang sudah profesional maka seluruh pengurus PGSI yang hadir menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat, diantaranya ; mengenakan Face Shield & Pake Masker guna mencegah percikan droplet, jaga jarak serta bersihkan tangan dg hand sanitizer. Begitu juga dengan Ratusan guru yang datang secara bergiliran untuk mengambil Bansos juga Wajib kenakan masker.

Dalam sambutannya, M.Noor Salim, selaku ketua PGSI Demak menyampaikan terimakasih kepada Ketua DPRD dan Dinsos yg terus memperhatikan guru PGSI melalui bansos. PGSI juga mohon agar Dana Hibah tidak dirubah secara sepihak oleh eksekutif. “Saya kaget saat diundang oleh kepala Dindikbud tentang rencana perubahan Dana Hibah PGSI menjadi Dana Kegiatan PGSI yang dikelola oleh Dinas Pendidikan, padahal Dana Hibah untuk Organisasi guru lainya masih tetap, ini kan aneh”, kata salim.

Sedangkan terkait dengan Raperda Pendidikan, PGSI kembali menanyakan kapan akan disahkan. Sebab saat Audiensi dengan Bupati maupun dengan DPRD, disampaikan siap untuk melanjutkan pembahasan dan diparipurnakan. Bahkan PGSI juga ikut mengawal hingga Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah.

Menanggapi pertanyaan dari ketua PGSI, HS.Fahruddin BS, SE, selaku ketua DPRD menyampaikan beberapa hal diantaranya:

1. Dana Hibah PGSI tidak bisa dirubah secara sepihak oleh eksekutif, apalagi ini Aspirasi Dewan. Jadi mestinya pihak-pihak terkait di eksekutif harus memahami aturan. “Saya akan segera menghubungi pihak terkait,” kata Fahruddin.

2. Proses Harmonisasi dan Fasilitasi Raperda Pendidikan Kabupaten Demak sudah selesai, tinggal menunggu jadwal Paripurna Pengesahan. Insya Allah bulan JULI 2020. “Kami Legislatif & Eksekutif sudah sepakat, tinggal Paripurna yang tertunda karena Corona, ditunggu bulan Juli yak,” ujar Fahruddin, Politisi senior dari PDIP.

Setelah Raperda Pendidikan disahkan, maka guru swasta akan punya payung hukum yang pasti dan Insya Allah mendapatkan Insentif yang cukup dari APBD Kabupaten.

“Jika Perda Penyelenggaraan Pendidikan Kabupaten Demak sudah diundangkan, maka Bupati selanjutnya akan membuat Perbup yang berisi besaran dana insentif bagi guru swasta sebagai aturan turunan dari amanat Perda,” pungkas Fahruddin.

Bersamaan kumandang suara Adzan Maghrib, Acara di akhiri dengan Launching Website PGSI Demak
dan simbolis penyerahan Bansos berupa Beras 10 kg, Sarimi 1 dus, Susu serta Kecap untuk tiap guru. (Red).

News Feed